web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Kacang Almond, Salah Satu Camilan Terbaik untuk Kesehatan

Senin, 24 Februari 2020 12:56 WIB

Kacang Almond. (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Kacang almond dipercaya bisa menyehatkan jantung dan menghancurkan timbunan lemak.

Dilansir dari Republika.co.id, Senin (24/2/2020), peneliti menemukan bahwa kacang ini bisa membantu mengatasi sejumlah kondisi medis. Almond dinilai sangat berguna bagi mereka yang berisiko diabetes.

Almond, yang masuk dalam kelompok kacang-kacangan berprotein tinggi dan kaya nutrisi, dapat membantu menekan nafsu makan dan mengalahkan timbunan lemak.

Menurut 6 penelitian yang dipresentasikan dalam Sesi Ilmiah mengenai Nutrisi Masyarakat Amerika di San Diego, almond banyak mengandung lemak tak jenuh tunggal dan vitamin E yang bermanfaat untuk melindungi tubuh terhadap kerusakan ringan akibat sinar ultraviolet dan Alzheimer.

AYO BACA : 4 Camilan Tepat untuk Perjalanan

Bagi orang-orang yang berisiko diabetes, mengonsumsi almond dapat membantu mengendalikan konsentrasi glukosa darah.

Kacang ini juga dilengkapi dengan kandungan mineral yang bermanfaat, di antaranya mangan, yang membantu tubuh membentuk tulang yang kuat dan mengatur gula darah. Ada juga kandungan magnesium yang sangat penting untuk kesehatan organ, otot, dan fungsi saraf, dan mengatur tekanan darah.

Selain itu, kulit kacang almond mengandung banyak flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan dan meningkatkan efek dari vitamin E yang bermanfaat bagi manusia seiring bertambahnya usia.

Kepala peneliti Dewan Almond California Dr Karen Lapsley mengatakan, penyajian hasil penelitian terbaru oleh para ilmuwan dan profesional kesehatan ini sangat penting untuk membuat masyarakat mengaplikasikan temuan ini dalam keseharian.

AYO BACA : Kue Semprong Cimahi, Camilan Jadul Kota Tentara

"Hasil penelitian ini membantu dan mengembangkan pemahaman kita tentang efek dari almond yang menguntungkan dan dapat dipakai sebagai bagian dari diet sehat," kata Dr Lapsley.

Salah satu penelitian yang dilakukan Dr Carol O'Neil dari Universitas Louisiana menganalisis 24.808 orang dewasa berusia di atas 19 tahun. Hasilnya menunjukkan bahwa mereka yang sering makan almond mendapat peningkatan asupan gizi, peningkatan kualitas makanan secara keseluruhan, dan status fisiologis yang lebih baik dibandingkan dengan orang yang tidak mengonsumsi almond.

Lain halnya dengan Dr Richard Mattes dari Universitas Purdue yang meneliti efek mengemil almond pada 137 peserta dewasa yang berisiko diabetes tipe II. Ternyata, dengan mengkonsumsi 1,5 ons almond asin kering-panggang setiap hari membantu para peserta mengekang selera makan dan mengendalikan konsentrasi glukosa darah mereka.

Selain itu, setelah sebulan mengemil 250 kalori almond setiap hari, berat badan para peserta tidak bertambah, atau tetap normal.

Meskipun penelitian tersebut hanya berlangsung selama 4 minggu, Dr Mattes dengan yakin menyimpulkan bahwa kacang almond bisa menjadi makanan penting untuk program diet penghilang lemak.

AYO BACA : Donat Kentang, Camilan Paling Cocok untuk Temani Anak Belajar

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers