web analytics
  

Pengamat: SPP Pakai Gopay Bisa Timbulkan Kecemburuan

Kamis, 20 Februari 2020 09:14 WIB
Umum - Nasional, Pengamat: SPP Pakai Gopay Bisa Timbulkan Kecemburuan, gopay, nasional, spp gopay, nadiem makarim

Dr. Pratama Persadha. (Republika)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Pengamat Teknologi Informasi dan Komunikasi dari CISSReC, Pratama Persadha, menyarankan agar pembayaran SPP sekolah juga dapat dilakukan via lebih banyak financial technology (fintech). Dengan demikian, pembayaran SPP bukan hanya dari GoPay yang belum lama ini diumumkan.

"Pastinya menimbulkan kecemburuan di antara penyedia jasa pembayaran digital lainnya. Apalagi BUMN memiliki LinkAja yang merupakan gabungan beberapa bank BUMN," kata Pratama saat dihubungi, Rabu (19/2) malam.

"Tentu secara teknis seharusnya tidak susah untuk mengajak semua platform masuk dan berlomba memberikan kemudahan kepada masyarakat," Pratama melanjutkan.

Pratama menyarankan agar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang dipimpin oleh Nadiem Makarim dapat membuat sistem yang mandiri untuk menghadirkan layanan pembayaran SPP. "Idealnya memang membuat sistem sendiri, ini sekaligus bisa menjadi legacy Pak Menteri Nadiem di Kemendikbud. Namun memang take time, butuh waktu yang tidak sebentar," ujar dia.

Menurut Pratama, pembuatan sistem tersebut tidak terlampau sulit, hanya memang butuh waktu dan penyesuaian agar semua yang dibuat tidak mubazir. Dalam kasus ini, dia melihat, Nadiem ingin bergerak di inovasi kebijakan, memanfaatkan platform yang sudah ada, GoPay dalam hal ini.

Kendati demikian, dalam jangka pendek, kebijakan tersebut dinilai efektif untuk menghadirkan kenyamanan orangtua dan wali murid untuk membayar SPP. Namun, Pratama menekankan perlunya penyesuaian terkait kerja sama dengan dompet diigital untuk dibuat terbuka, serta membuka kesempatan pihak lain ikut serta.

"Jangka menengah dan panjang, Kemendikbud harus mempunyai sistem sendiri yang mumpuni," kata Pratama.

Akan sangat futuristik, menurut Pratama, bila siswa mempunyai satu akun platform Kemendikbud yang bisa digunakan tidak hanya membayar SPP. Akun itu, juga menyediakan ijazah dan rapor digital yang dilengkapi dengan digital signature sehingga tidak bisa dipalsukan.

Fitur lain yang bisa ditambahkan, Pratama melanjutkan, adalah fitur absensi sehingga kehadiran siswa dapat diketahui real time agar dapat diketahui orangtua dan guru. "Harapannya ini sementara, kemudian bisa dibuka kran bagi dompet digital lain. Pada akhirnya Kemendikbud punya sistem sendiri yang bisa mengakomodasi kepentingan siswa dan orangtua siswa. Jadi tidak hanya perkara bayar SPP," ujar Pratama.

"Ini akan menjadi contoh baik bagi Kementrian lain. Karena selama ini instansi negara dikenal suka membangun sistem yang abai dari sisi keamanan dan manfaat," tambah dia.

Sebelumnya, Gojek pada Senin (17/2) mengumumkan bahwa fitur pembayaran SPP dan biaya pendidikan lain, seperti buku, seragam dan kegiatan ekstrakulikuler dapat dilakukan dengan GoPay melalui aplikasi Gojek di fitur GoBills. Saat ini telah ada sekitar 180 lembaga pendidikan seperti pesantren, madrasah, sekolah dan tempat kursus di Indonesia yang telah terdaftar di GoBills.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Keutamaan Dzikir Pagi dan Petang

Nasional Kamis, 21 Januari 2021 | 12:52 WIB

Berdzikir atau mengingat Allah SWT adalah amalan yang dianjurkan. Bahkan dzikir pada waktu pagi dan petang menjadi amala...

Umum - Nasional, Keutamaan Dzikir Pagi dan Petang, Dzikir Pagi,Dzikir Petang,Keutamaan Dzikir pagi dan Petang,Keutamaan Dzikir,Waktu dzikir

Ribuan Vaksin Covid-19 di Mamuju Rusak Akibat Gempa

Nasional Kamis, 21 Januari 2021 | 11:47 WIB

Sebanyak 5.080 dosis vaksin Covid-19 di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, rusak akibat gempa pada 15 Januari 20...

Umum - Nasional, Ribuan Vaksin Covid-19 di Mamuju Rusak Akibat Gempa, Vaksin Covid-19,Vaksin COvid-19 di Mamuju Rusak,Vaksin Covid-19 rusak,Gempa Mamuju,Mamuju

Heboh Penampakan Puting Beliung di Wonogiri, BMKG Beri Penjelasan

Nasional Kamis, 21 Januari 2021 | 11:27 WIB

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan, fenomena itu juga disebut Waterspout.

Umum - Nasional, Heboh Penampakan Puting Beliung di Wonogiri, BMKG Beri Penjelasan, Puting beliung Wonogiri,Fenomena Waterspout,Waterspout Wonogiri,Wonogiri

Harga Meroket, Kementan Klaim Stok Daging Sapi Aman

Nasional Kamis, 21 Januari 2021 | 11:03 WIB

Direktur Kesehatan Hewan, Direktorar Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian (Kementan), Fadjar S...

Umum - Nasional, Harga Meroket, Kementan Klaim Stok Daging Sapi Aman, Harga Daging sapi,Stok Daging Sapi,Kementerian Pertanian (Kementan) RI,Daging Sapi Kementan,Harga Daging Sapi Naik

Ini Doa untuk Memohon Keselamatan, Rezeki, dan Ampunan

Nasional Kamis, 21 Januari 2021 | 10:58 WIB

Umat Islam selalu diimbau untuk menghaturkan doa kepada Allah SWT. Doa yang perlu dibaca dalam menjalani aktivitas sehar...

Umum - Nasional, Ini Doa untuk Memohon Keselamatan, Rezeki, dan Ampunan, Doa memohon keselamatan,Doa meminta Rizki,Doa meminta rejeki,Doa memohon ampun,doa keselamatan dunia akhirat

34.200 Sekolah di Indonesia Sudah Belajar Tatap Muka

Nasional Kamis, 21 Januari 2021 | 10:54 WIB

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mencatat baru sekitar 15%  sekolah di Indonesia yang sudah membuka k...

Umum - Nasional, 34.200 Sekolah di Indonesia Sudah Belajar Tatap Muka, Sekolah Tatap Muka,Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud),Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim,Sekolah di Tengah Pandemi,Pandemi Covid-19

Persis Umumkan Vaksin Sinovac Halal

Nasional Kamis, 21 Januari 2021 | 10:37 WIB

Pimpinan Pusat (PP) Persatuan Islam (Persis) menyatakan vaksin Sinovac Covid-19 yang digunakan untuk vaksinasi halal. Ke...

Umum - Nasional, Persis Umumkan Vaksin Sinovac Halal, Data Vaksin Covid-19,vaksin sinovac halal,Persis,Persis Putuskan Vaksin Sinovac halal

Tilang di Tempat Bakal Dihilangkan, Simak Prosedur E-Tilang Berikut!

Nasional Kamis, 21 Januari 2021 | 10:14 WIB

Calon Kapolri Listyo Sigit menyatakan akan menghilangkan aksi tilang di tempat jika dirinya terpilih sebagai pejabat nom...

Umum - Nasional, Tilang di Tempat Bakal Dihilangkan, Simak Prosedur E-Tilang Berikut!, E-tilang,prosedur E-Tilang,Listyo Sigit Prabowo,Tilang di Tempat dihilangkan,tilang di tempat,Kapolri Baru

artikel terkait

dewanpers