web analytics

10.600 Masker Dikirim Atalia Kamil Untuk Warga Jabar di China dan Hong Kong

clockSelasa, 18 Februari 2020 19:34 WIB userDadi Haryadi
Umum - Regional, 10.600 Masker Dikirim Atalia Kamil Untuk Warga Jabar di China dan Hong Kong, Atalia Praratya, Atalia Kamil, Masker,

Atalia Praratya, istri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Dok Humas Pemprov Jabar)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Atalia Praratya, istri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengirimkan 10.600 masker untuk warga Jawa Barat yang tinggal di Chongqing, China dan Hong Kong. Hal ini dilakukan karena kebutuhan masker meningkat akibat wabah virus corona atau Covid-19.

Paket berisi masker diserahkan langsung tim Jabar Bergerak melalui PT POS untuk dikirim ke Konsulat Jendral RI di Hongkong, Selasa (18/2/2020) sore. Diperkirakan pengiriman berlangsung selama 3 hari.

Atalia mengatakan melalui akun medsos, warga Jabar di China dan Hong Kong mengeluhkan ketersediaan masker yang sangat langka dan mahal.

AYO BACA : Ridwan Kamil: Jabar Waspada dan Siaga Virus Corona

"Banyak sekali warga Jabar yang tinggal di China dan Hong Kong yang kesulitan mencari masker dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Kemudian kami tergerak untuk melakukan pengumpulan dana membantu masyarakat di sana. Kita baru bisa mengirimkan 10 ribu masker," ujar dia.

Menurutnya, jumlah masker yang dikirim masih belum bisa memenuhi kebutuhan warga Jabar di China dan Hong Kong. Karena itu, pihaknya masih terus berupaya menggalang bantuan.

"Kebutuhannya itu banyak sekali, namun kami baru kirimkan sebagian kecil saja. Mudah-mudahan nanti dibantu komunitas dan organisasi lainnya," katanya. 

AYO BACA : Masker Bisa Mencegah Infeksi Virus Corona?

Atalia menjelaskan Konsulat Jendral RI di Hong Kong dan China akan mengatur distribusi bantuan masker tersebut agar tersebar secara merata. 

"Saya mempercayakan kepada institusi pemerintahan karena mereka bisa melihat warga yang belum mendapat bantuan," jelasnya.

Lebih lanjut dia mengaku berdasarkan laporan sementara yang diterima, tidak ada warga Jawa Barat yang dinyatakan positif corona. Namun, warga Jabar memilih tidak keluar rumah karena khawatir terpapar virus tersebut.

"Masker harganya tak terkendali sangat mahal. Begitu juga barang kebutuhan lainnya. Mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa terhadap warga Jabar, dan kami berharap wabah Corona ini segera hilang," katanya.

AYO BACA : Cara Buat Masker Anticorona Murah dan Ramah Lingkungan ala Dokter Taiwan

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Bappenda Cianjur Maklumi Kondisi Hotel dan Restoran Saat PPKM

Regional Jumat, 30 Juli 2021 | 20:00 WIB

Apabila pihak hotel terlambat membayar pajal tersebut, mereka dipersilakan mengajukan permohonan penundaan pembayaran.

Umum - Regional, Bappenda Cianjur Maklumi Kondisi Hotel dan Restoran Saat PPKM, Bappenda Cianjur,Kondisi Hotel,Restoran,PPKM,Keringanan Pajak,Pandemi Covid-19,penundaan pembayaran

Buntut Sidak Forkopimda dan Dewan, Dinkes Panggil Manajemen RSDH

Regional Jumat, 30 Juli 2021 | 18:50 WIB

Manajemen Rumah Sakit Dr. Hafidz dipanggil Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur.

Umum - Regional, Buntut Sidak Forkopimda dan Dewan, Dinkes Panggil Manajemen RSDH, Sidak Forkopimda,Manajemen RSDH,Dinkes,penolakan pasien Covid-19,dokter spesialis berstatus PNS nyambi,Cianjur,Buntut Inspeksi

Lagi, Dua Ular Sanca Kembang dan Telurnya Diamankan di Purwakarta

Regional Jumat, 30 Juli 2021 | 15:29 WIB

Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Purwakarta kembali melakukan pencarian u...

Umum - Regional, Lagi, Dua Ular Sanca Kembang dan Telurnya Diamankan di Purwakarta, Ular Sanca Kembang,Penemuan ular Purwakarta,Purwakarta,DPKPB Purwakarta

Sukabumi Diguncang Gempa Magnitudo 2,6

Regional Jumat, 30 Juli 2021 | 15:25 WIB

Peristiwa alam itu juga dikabarkan pada unggahan Kepala bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimato...

Umum - Regional, Sukabumi Diguncang Gempa Magnitudo 2,6, gempa sukabumi,gempa tektonik,BMKG,Sesar Cimandiri,Sukabumi

Update Kasus Covid-19 Jabar: Pangandaran Paling Rendah

Regional Jumat, 30 Juli 2021 | 10:53 WIB

Kasus Covid-19 di Jawa Barat (Jabar) sebanyak 597.991 kasus setelah bertambah 7.519 kasus pada Jumat, 30 Juli 2021.

Umum - Regional, Update Kasus Covid-19 Jabar: Pangandaran Paling Rendah, Covid-19 Jabar,Kasus Covid-19 Jabar,Data covid-19 jabar,data covid-19 jabar hari ini,Data Covid-19 Jabar terbaru,Update Data Covid-19 Jabar

Jabar Kehilangan Rp20 Miliar Sehari Selama PPKM Darurat

Regional Jumat, 30 Juli 2021 | 10:51 WIB

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengungkapkan kalau semua mengalami kehilangan pendapatan walaupun nilainya berbeda-beda. Ri...

Umum - Regional, Jabar Kehilangan Rp20 Miliar Sehari Selama PPKM Darurat, Ridwan Kamil,ppkm darurat jabar,PPKM Darurat,PPKM Darurat Adalah,PAD Jabar

Dialog Pelaku Usaha Jabar dan Sandiaga Uno Hasilkan 7 Poin Kesimpulan

Regional Jumat, 30 Juli 2021 | 09:33 WIB

Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Jawa Barat membeberkan hasil dialognya dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreat...

Umum - Regional, Dialog Pelaku Usaha Jabar dan Sandiaga Uno Hasilkan 7 Poin Kesimpulan, Menparekraf Sandiaga Uno,Sandiaga Uno,PHRI Jawa Barat,pelaku usaha parekraf Jabar,Bendera Putih

Kisah Pemulasara Covid-19 Perempuan, Tak Jarang Pulang Subuh Setelah M...

Regional Jumat, 30 Juli 2021 | 06:41 WIB

Petugas pemulasara Covid-19 makin sibuk dari hari ke hari. Hal ini dirasakan Hari Nuryani, seorang pemulasara mayat pasi...

Umum - Regional, Kisah Pemulasara Covid-19 Perempuan, Tak Jarang Pulang Subuh Setelah Mengurus Mayat, pemulasara covid-19,kisah pemulasara covid-19,COVID-19,Kisah Covid-19

artikel terkait

dewanpers
arrow-up