web analytics

Penderita Kanker di Indonesia Mayoritas Usia Produktif

clockMinggu, 16 Februari 2020 09:04 WIB
Gaya Hidup - Sehat, Penderita Kanker di Indonesia Mayoritas Usia Produktif, kanker, risiko kanker, kanker indonesia,

ilustrasi. (Pixabay)

YOGYA, AYOBANDUNG.COM -- Kepala Divisi Hematologi-Onkologi Medik, Departemen Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Johan Kurnianda mengatakan, jumlah mayoritas penderita kanker di Indonesia didominasi oleh usia produktif.

"Hal ini berbanding terbalik dengan negara-negara Kaukasia, dimana penyakit kanker ditemukan pada usia lanjut," kata Johan saat konferensi pers yang diselenggarakan Perhimpunan Dokter Hematologi Onkologi Medik  Ilmu Penyakit Dalam Indonesia (PERHOMPEDIN) Cabang Yogyakarta dengan Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FKKMK UGM) di Yogyakarta, Jumat (14/2/2020), dilansir Republika, Minggu (16/2/2020).

Johan menjelaskan, rentang usia orang yang terkena kanker payudara di negara-negara Kaukasia adalah 60 tahun. Sedangkan kanker usus 65 tahun. Hal ini berbanding terbalik dengan Indonesia, dimana rentang usia terkena kanker usus pada 45-50 tahun. "Sedangkan, kanker payudara 10 tahun lebih muda", ujar Johan.  

AYO BACA : Kentut Berbau Busuk Kurangi Risiko Kanker

Kendati demikian, menurut Johan, terdapat faktor pola risiko yang berbeda antara masyarakat Indonesia dan masyarakat negara-negara Kaukasia. "Kanker usus di ras Kaukasia diakibatkan terlalu makan banyak daging. Sedangkan Indonesia berbeda", jelas Johan.

Pola risiko pada masyarakat Indonesia masih dikaji lebih lanjut, sekalipun faktor gaya hidup juga mempengaruhi.

Akibat kurangnya aktivitas fisik

AYO BACA : Konsumsi Makanan Berformalin Sebabkan Kanker Mulut

Kanker merupakan salah satu bentuk Penyakit Tidak Menular (PTM). Tren kematian yang disebabkan PTM terbesar pada 2015 yakni 57%, berbanding terbalik dengan kematian akibat penyakit menular 30%. Sedangkan akibat faktor kecelakaan 15%.

"Faktor penyebab kematian akibat PTM ini salah satunya 26,1% dipengaruhi oleh kurangnya aktifitas fisik", tutur Johan.

Selaras dengan hal ini, pakar dalam aktivitas fisik, psikososial onkologi/kanker dari Universitas Leeds Inggris,  Shaunna Burke, menjelaskan aktivitas fisik penting dalam pencegahan terapi untuk pasien kanker. "Ada penelitian terapi aktivitas fisik dapat mengurangi risiko penyakit kanker", tutur Shaunna.

Terapi aktifitas fisik terhadap pasien kanker dapat menurunkan efek samping secara psikologis seperti depresi dan stres oleh pasien. "Aktivitas fisik berguna agar penyintas kanker dapat menjalani hidupnya lebih optimal," tutur Shaunna.  Ia menambahkan bahwa aktivitas fisik ringan secara rutin dapat mengurangi risiko terkena kanker.

AYO BACA : Terjebak Macet Ternyata Bisa Picu Kanker Paru-Paru

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

terbaru

Buah Ini Usir Hipertensi hingga Penyakit Kronis, Banyak Dijual dan Mur...

Sehat Jumat, 23 Juli 2021 | 13:56 WIB

Buah kelengkeng memiliki sifat anti-inflamasi, antioksidan, antivirus dan antibakteri yang berkontribusi pada banyak man...

Gaya Hidup - Sehat, Buah Ini Usir Hipertensi hingga Penyakit Kronis, Banyak Dijual dan Murah!, Kelengkeng,Manfaat Kelengkeng,Khasiat Kelengkeng,obat hipertensi,obat alami hipertensi,buah penderita hipertensi,obat darah tinggi,obat alami darah tinggi,buah obat darah tinggi,Daftar Buah Penurun Darah Tinggi,obat alami penyakit kronis,buah obat penyaki

Makanan Ini Baik Dikonsumsi Penderita Diabetes hingga Kolesterol, Jara...

Sehat Jumat, 23 Juli 2021 | 13:01 WIB

Bagi penderita diabetes, konsumsi nasi putih mungkin perlu dibatasi guna mencegah kenaikan gula darah. Untuk menghindari...

Gaya Hidup - Sehat, Makanan Ini Baik Dikonsumsi Penderita Diabetes hingga Kolesterol, Jarang Disadari!, Nasi Dingin,Manfaat Nasi Dingin,Khasiat Nasi Dingin,Obat Diabetes,Obat Alami Diabetes,Makanan penderita diabetes,Obat Kolesterol,obat alami kolesterol,makanan penderita kolesterol,Tips Mengkonsumsi Nasi Dingin

Tanaman Herbal Ini Obat Nyeri Sendi hingga Diabetes, Jarang Diketahui!

Sehat Jumat, 23 Juli 2021 | 12:16 WIB

Sebagian masyarakat Indonesia mungkin belum mengetahui tentang tanaman lempuyang. Padahal, manfaat lempuyang bagi keseha...

Gaya Hidup - Sehat, Tanaman Herbal Ini Obat Nyeri Sendi hingga Diabetes, Jarang Diketahui!, Lempuyang,Manfaat Lempuyang,Khasiat Lempuyang,Obat Diabetes,Obat Alami Diabetes,herbal obat diabetes,obat penderita diabetes,obat nyeri sendi,Obat alami Nyeri Sendi,herbal obat nyeri sendi,obat antikanker,obat alami antikanker

Mau Tingkatkan Imunitas Anak Saat Pandemi? Ayo Lakukan Cara Ini

Sehat Jumat, 23 Juli 2021 | 12:14 WIB

Hingga hari ini, total kasus aktif Covid-19 di Indonesia mencapai 542.236 kasus dan menjadi yang tertinggi keempat di d...

Gaya Hidup - Sehat, Mau Tingkatkan Imunitas Anak Saat Pandemi? Ayo Lakukan Cara Ini, manfaat protein,tingkatkan imunitas anak,cara tingkatkan imunitas anak,cara meningkatkan imunitas anak

Kacang Ini Obat Kolesterol Jahat hingga Diabetes, Bisa Langsung Dikons...

Sehat Jumat, 23 Juli 2021 | 11:06 WIB

Meski masih cenderung jarang, hazelnut bisa ditemukan di beberapa supermarket di Indonesia. Kacang bebentuk bulat ini bi...

Gaya Hidup - Sehat, Kacang Ini Obat Kolesterol Jahat hingga Diabetes, Bisa Langsung Dikonsumsi!, Hazelnut,Manfaat Hazelnut,Khasiat Hazelnut,Obat Diabetes,Obat Alami Diabetes,Makanan penderita diabetes,Obat Kolesterol,obat alami kolesterol,makanan penderita kolesterol,Obat Alami Kanker

4 Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Kekebalan Tubuh, Jangan Dilakukan!

Sehat Jumat, 23 Juli 2021 | 10:35 WIB

Meningkatkan kekebalan tubuh kini menjadi fokus banyak orang di tengah pandemi. Entah itu dengan cara menjaga kebersihan...

Gaya Hidup - Sehat, 4 Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Kekebalan Tubuh, Jangan Dilakukan!, Kekebalan Tubuh,cara meningkatkan kekebalan tubuh,kebiasaan penurun Kekebalan Tubuh,kebiasaan buruk penurun sistem imun,penyebab kekebalan tubuh turun

Perlu Dipantau, Berapa Kadar Saturasi Oksigen Normal Pasien Covid-19?

Sehat Jumat, 23 Juli 2021 | 08:44 WIB

Saturasi oksigen perlu dipantau mengingat sebagian orang yang terkena Covid-19 berisiko mengalami hipoksia tanpa merasak...

Gaya Hidup - Sehat, Perlu Dipantau, Berapa Kadar Saturasi Oksigen Normal Pasien Covid-19?, Saturasi Oksigen,Saturasi Oksigen Pasien Covid-19,Cara Membaca Saturasi Oksigen,Cara Mengetahui Saturasi Oksigen,saturasi oksigen normal,Saturasi Oksigen normal pasien covid-19,Isolasi Mandiri,Isolasi mandiri pasien covid-19,Panduan isolasi mandiri

Infeksi Norovirus vs Covid-19, Mana yang Lebih Mematikan?

Sehat Jumat, 23 Juli 2021 | 08:19 WIB

Belum selesai dengan virus penyebab pandemi Covid-19, virus lain mulai muncul mewabah. Salah satunya adalah wabah Norovi...

Gaya Hidup - Sehat, Infeksi Norovirus vs Covid-19, Mana yang Lebih Mematikan?, Norovirus,Bahaya Norovirus,Potensi Kematian Norovirus,Gejala Norovirus,Tanda terinfeksi Norovirus,Norovirus adalah,Perbedaan Norovirus vs Covid-19,Norovirus vs Covid-19,Gejala  Covid-19,tanda infeksi  Covid-19,gelaja umum  Covid-19,obat covid-19,COVID-19

artikel terkait

dewanpers
arrow-up