web analytics
  

Cegah Pidana Siswa, Kejaksaan Masuk Sekolah

Jumat, 14 Februari 2020 21:44 WIB Tri Junari

Ilustrasi -- Jaksa. (istimewa)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Sebagai bagian dari pencegahan dan menambah wawasan siswa terkait tindakan pidana yang rentan terjadi di lingkungan sekolah, Kejaksaan Negeri Bale Bandung gencar melakukan program 'Jaksa Masuk Sekolah'.

Kasi Intel Kejari Bale Bandung, Tengku Sahroni menjelaskan, program Jaksa Masuk Sekolah merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya untuk memberi pemahaman dan wawasan siswa soal tindakan negatif yang bisa terjadi di sekolah.

"Tindakan negatif tersebut akan merugikan siswa karena bisa saja harus berhadapan dengan ranah hukum. Materi yang disampaikan dalam program ini, di antaranya penyalahgunaan narkoba, bullying, tindak kekerasan, penyimpangan pemanfaatan media sosial, dan beberapa materi lainnya," ujar Tengku, Jumat (14/2/2020).

Tengku berharap, melalui program ini pelanggaran hukum yang terjadi di sekolah terus menurun. Apalagi, beberapa waktu lalu banyak pemberitaan atau kasus tentang hal negatif atau penyimpangan yang dilakukan siswa.

AYO BACA : Beberapa Pejabat DPRD Diperiksa Kejari Bale Bandung

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat menyambut baik program 'Jaksa Masuk Sekolah' yang digulirkan oleh Kejaksaan Negeri Bale Bandung.

Program tersebut diharapkan bisa memberikan pengetahuan lebih bagi para siswa terkait dengan berbagai tindakan negatif yang bisa terjadi di sekolah.

Kepala Disdik Kabupaten Bandung Barat, Imam Santoso mengungkapkan, program ini sangat bagus agar wawasan dan pengetahuan para siswa tentang berbagai penyimpangan yang bisa masuk pada ranah hukum.

"Saya harap para siswa yang menjadi peserta dari program ini dapat mendiseminasikan pengetahuan barunya kepada teman-teman lainnya. Penyampaian oleh teman sebaya, dimungkinkan akan lebih efektif karena mereka memiliki kedekatan lebih dak tidak ada rasa canggung," ujar dia.

Editor: Dadi Haryadi

artikel lainnya

dewanpers