web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Jalan Penghubung Cipeundeuy-Cikalong Wetan Kembali Longsor

Jumat, 14 Februari 2020 15:08 WIB Tri Junari

Longsor di jalan penghubung Cipeundeuy-Cikalongwetan. (Ayobandung.com/Tri Junari)

CIKALONG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- Longsor kembali menimbun ruas jalan yang menghubungkan Desa Ciharashas di Kecamatan Cipeundeuy dan Desa Puteran di Kecamatan Cikalong wetan, Kabupaten Bandung Barat.

Longsor susulan dari tebing setinggi 30 meter dengan lebar 600 meter itu terjadi sebanyak tiga kali dalam sehari. Bencana itu membuat akses jalan masyarakat tertutup material tanah merah.

AYO BACA : Longsor Ngamprah, Bupati Bandung Barat Tuntut Jasa Marga Bertanggung Jawab

IMG-20200213-WA0001

Longsor di jalan penghubung Cipeundeuy-Cikalongwetan. (Ayobandung.com/Tri Junari)

AYO BACA : Dituding Jadi Penyebab Bencana di Ngamprah, Jasa Marga Buka Suara

Kepala Desa Puteran Yandi Handiana menerangkan, longsor pertama terjadi pada Rabu (5/2/2020). Saat itu longsor didominasi material tanah dan batu.

Saat itu, petugas penyelamat sudah berhasil menyingkirkan material tanah yang dibantu alat berat dari proyek pengerjaan kereta cepat di dekat lokasi.

"Nah kemarin terjadi lagi longsoran di titik sama setelah turun hujan, longsoran bahkan terjadi tiga kali," terang Yandi saat ditemui Ayobandung.com, Jumat (14/2/2020).

Akibat longsoran ini, jalan penghubung dua kecamatan itu lumpuh karena material tanah licin dan menutup sebagian bahu jalan. "Kemarin warga enggak bisa lewat sama sekali, bahaya dan jalan licin," sebutnya.

Mulai pagi tadi upaya penanganan mulai dilakukan dengan kembali meminta bantuan alat berat di proyek Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) sehingga siang ini jalan sudah bisa dilalui.

AYO BACA : Warga Ngamprah Diminta Tak Beraktivitas di Dekat Lokasi Longsor

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers