web analytics
  

Kepuasan Publik Terhadap KPK Merosot Tajam

Jumat, 14 Februari 2020 09:49 WIB
Umum - Nasional, Kepuasan Publik Terhadap KPK Merosot Tajam, kpk, kepuasan publik terhadap kpk, kinerja kpk, ketua kpk, firli bahuri, kerja kpk

KPK

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Alvara Research Center merilis hasil survei data kepuasan publik terhadap kinerja lembaga negara di 100 hari kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo. Dalam survei tersebut, kepuasan publik terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menurun terutama setelah Undang-undang nomor 30 tahun 2002 tentang KPK direvisi.

"KPK tentu menghargai hasil survei tersebut," kata Plt Jubir KPK Bidang Penindakan , Ali Fikri di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (13/2/2020) malam.

AYO BACA : Dewan Pengawas KPK Tindak Lanjuti Dugaan Pelanggaran Etik Firli Bahuri

Ali menyadari begitu besar kepercayaan dan harapan masyarakat terhadap KPK. Oleh karenanya KPK berupaya memaksimalkan kerja-kerja pemberantasan korupsi. Namun, sambung Ali, pemberantasan korupsi bukan hanya tanggung jawab KPK, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.  

"KPK mengajak semua pihak untuk terlibat dalam pemberantasan korupsi. Jika ada kritik terhadap KPK, hal itu kami anggap sebagai penyemangat yang menguatkan KPK dan seluruh insan KPK," ujarnya.

AYO BACA : Harun Masiku Buron Sebulan, KPK: Sabar Saja

Ali menegaskan, KPK berupaya semaksimal mungkin melaksanakan tugas pemberantasan korupsi di tengah segala tantangan yang ada saat ini. KPK, kata Ali, akan terus bekerja dengan menetapkan sejumlah tersangka, melakukan penahanan, dan terus melakukan kegiatan penyelidikan, penyidikan dan penuntutan serta kegiatan-kegiatan lain sesuai tugas pokok fungsi KPK sebagaimana amanat UU No. 19 Tahun 2019.   

"Bahkan, jika ada saran lebih lanjut atau data yang lebih rinci yang dapat diberikan ke KPK, maka akan kami pelajari sebagai masukan bagi KPK," katanya.

Diketahui, berdasarkan survei Alvara pada Agustus 2019, KPK berada di posisi kedua tertinggi, sedangkan pada Februari 2020, KPK turun di peringkat kelima dengan tingkat kepuasan hanya 71,1 persen.

Ada pun, tingkat kepuasan tertinggi Lembaga Negara diperoleh oleh TNI 85,2%, disusul kemudian oleh Polri 72,7% dan Mahkamah Agung 72,7%.

"Yang menarik adalah bila dibandingkan dengan survei Agustus 2019 terdapat  penurunan yang cukup tajam tingkat kepuasan publik terhadap KPK dan KPU. KPK turun dari peringkat 2 ke peringkat 5, KPU turun dari peringkat 7 ke peringkat 8. Sementera peringkat terbawah masih  ditempati oleh lembaga lembaga legislatif DPR, MPR dan Partai Politik," ujar Founder & CEO Alvara Research Center Hasanuddin Ali.

AYO BACA : Harun Masiku Buron Sebulan, KPK: Sabar Saja

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Wapres Ingatkan NU Muhasabahi Prinsip Gerakan

Nasional Minggu, 28 Februari 2021 | 06:24 WIB

Harapan ini disampaikan jelang usia NU ke 100 tahun.

Umum - Nasional, Wapres Ingatkan NU Muhasabahi Prinsip Gerakan, Ma'ruf Amin,Nahdlatul Ulama (NU)

Kemenkes: Vaksinasi Gotong Royong tak Ganggu Vaksinasi Pemerintah

Nasional Minggu, 28 Februari 2021 | 05:54 WIB

Pemerintah mengizinkan pelaksanaan vaksinasi gotong royong guna mempercepat sekaligus memperluas cakupan vaksinasi Covid...

Umum - Nasional, Kemenkes: Vaksinasi Gotong Royong tak Ganggu Vaksinasi Pemerintah, vaksinasi gotong royong,Kementerian Kesehatan (Kemenkes),sinovac,AstraZeneca,novavax,Pfizer,Sinopharm,Moderna

Longsor di Pamekasan, 5 Orang Tewas. Kemensos ke Lapangan dan Beri San...

Nasional Sabtu, 27 Februari 2021 | 15:54 WIB

Hujan lebat mengakibatkan bencana tanah longsor sekitar 70 meter di Ponpes Annidhomiyah Dampak, Dusun Jepun, Desa Bindan...

Umum - Nasional, Longsor di Pamekasan, 5 Orang Tewas. Kemensos ke Lapangan dan Beri Santunan, longsong di Pamekasan,Direktorat Penanganan Sosial Korban Bencana Alam (PKSBA),Kementerian Sosial (Kemensos),Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini

KTP Jadi Alasan Banyak Peserta Gagal Daftar Kartu Prakerja, Begini Car...

Nasional Sabtu, 27 Februari 2021 | 10:45 WIB

7% pendaftar mempunyai masalah yang sama dalam pengisian persyaratan di dashboard peserta. Masalah tersebut terkait ungg...

Umum - Nasional, KTP Jadi Alasan Banyak Peserta Gagal Daftar Kartu Prakerja, Begini Cara Mudah Upload KTP!, Daftar Kartu Prakerja,pembukaan Prakerja gelombang 12,mendaftar Kartu Prakerja,Kartu Prakerja,Pelatihan Kartu Prakerja,Pendaftaran Kartu Prakerja,Gagal Daftar Kartu Prakerja

Pengumuman Kartu Prakerja Gelombang 12 Diklaim Bakal Lebih Transparan

Nasional Sabtu, 27 Februari 2021 | 10:36 WIB

Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja mengaku banyak yang mendaftar, kendati mereka tidak ingin menyebut nominal pastinya.

Umum - Nasional, Pengumuman Kartu Prakerja Gelombang 12 Diklaim Bakal Lebih Transparan, Kartu Prakerja Gelombang 12,Pengumuman Kartu Prakerja Gelombang 12,Pendaftar Kartu Prakerja gelombang 12,penerima insentif Kartu Prakerja,Kartu Prakerja 2020

Kartu Prakerja Gelombang 12: Begini Cara Cek Kamu Lolos atau Tidak!

Nasional Sabtu, 27 Februari 2021 | 09:08 WIB

Gelombang 12 sudah resmi ditutup pada Jumat (26/2/2021) pukul 12.00 WIB.

Umum - Nasional, Kartu Prakerja Gelombang 12: Begini Cara Cek Kamu Lolos atau Tidak!, Kartu Prakerja Gelombang 12,syarat kartu prakerja gelombang 12,pendaftaran kartu prakerja gelombang 12,Kartu Prakerja,penerima Kartu Prakerja,Kartu Prakerja 2020,Cek Lolos Kartu Prakerja 2020

Termasuk Marzuki Alie, Demokrat Pecat Tujuh Kadernya

Nasional Sabtu, 27 Februari 2021 | 07:43 WIB

Demokrat resmi memecat tujuh kadernya yang dinilai terlibat gerakan pengambilalihan kepemimpinan partai.

Umum - Nasional, Termasuk Marzuki Alie, Demokrat Pecat Tujuh Kadernya, Demokrat Pecat Tujuh Kader,Partai Demokrat,Marzuki Alie Dipecat Demokrat,Demokrat Pecat Marzuki Alie,Marzuki Alie,kasus Marzuki

Dipecat Demokrat, Marzuki Alie: SBY - AHY Ingin Oligarki dan Dinasti

Nasional Jumat, 26 Februari 2021 | 23:14 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie angkat bicara seusai dipecat dari keanggotaan oleh DPP Partai Demokrat, Jumat (26/2/202...

Umum - Nasional, Dipecat Demokrat, Marzuki Alie: SBY - AHY Ingin Oligarki dan Dinasti, Kudeta Partai Demokrat,Marzuki Alie Dipecat Demokrat,Demokrat Pecat Marzuki Alie

artikel terkait

dewanpers