web analytics
  

Manfaat Data Hasil Sensus Penduduk

Jumat, 14 Februari 2020 09:36 WIB Netizen Nano Suharno
Netizen, Manfaat Data Hasil Sensus Penduduk, Manfaat sensus penduduk, sensus penduduk, BPS, sensus pendudukn 2020,

[Ilustrasi] Sensus Penduduk 2020. (Nano Suharno)

Nano Suharno

Fungsional Statistis BPS Provinsi Jawa Barat

AYOBANDUNG.COM -- Persiden Joko Widodo melakukan pencanangan Pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 (SP2020) di Istana Negara Jakarta tanggal 24 Januari 2020. Indonesia tidak sendiri dalam melaksanakan sensus penduduk di Tahun 2020. Ada sekitar 54 negara lainnya yang menyelenggarakan sensus penduduk pada periode 2015-2024.

Pemerintah melalui BPS memerlukan kegiatan SP2020 untuk melakukan perekaman langsung data penduduk, menyediakan data jumlah penduduk baik secara de facto maupun de jure. Juga menyediakan parameter demografi dan proyeksi penduduk.

Berbeda dengan sensus penduduk sebelumnya yang menggunakan metoda konvensional, SP2020 menggunakan Metode Kombinasi (Combine Method). BPS menggunakan data administrasi kependudukan dari Direktorat Jendral Kependudukan dan Catatan Sipil sebagai basis data dasar yang kemudian dilengkapi pada pelaksanaan Sensus.

SP2020 kali ini dilakukan dengan 2 tahap. Tahap Pertama adalah sensus penduduk secara online. Pada tahap ini masyarakat dapat berpartisipasi langsung mengisi daftar pertanyaan secara online. Tahap kedua, adalah sensus penduduk wawancara. Pada tahap ini, petugas sensus mendatangi masyarakat yang tidak partisipasi dalam Sensus Penduduk 2020 Online.

Satu Data Kependudukan

SP2020 adalah jembatan menuju Satu Data Kependudukan Indonesia, yaitu sebuah kebijakan tata kelola data pemerintah untuk menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain Mudah diakses, data hasil SP2020 bisa dibagipakaikan antar-instansi pusat dan instansi daerah, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu data Indonesia.

AYO BACA : BPS Mulai Lakukan Sensus Online Pada 15 Februari 2020

Ibarat barang tambang, data merupakan aset berharga yang membutuhkan proses yang tidak sederhana agar memiliki nilai (value). Dibutuhkan pengelolaan yang profesional, berintegritas, dan amanah, melibatkan sumber daya yang banyak untuk memetakannya menjadi sebuah informasi (information) dan pengetahuan (knowledge), ditanam dalam perangkat-perangkat mesin yang cerdas sehingga menghasilkan wawasan (insight). Kemudian menjadi landasan pengambilan keputusan strategis (wisdom) yang memberikan dampak (impact). Salah satu data strategis yang sangat dibutuhkan untuk berbagai kepentingan adalah data penduduk.

Di samping itu, jaminan keamanan data individu juga akan mendukung kesuksesan pelaksanaan SP2020. Jaminan kerahasiaan data individu diatur dalam undang-undang nomor 16 Tahun 1997 tentang statistik pasal 21. Disebutkan bahwa penyelenggara kegiatan statistik wajib menjamin kerahasiaan keterangan yang diperoleh dari responden. Juga dijamin melalui Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 20 Tahun 2016 tentang Perlindungan Data Pribadi dalam Sistem Elektronik.

Manfaat Data Sensus

Menurut Jokowi, data merupakan jenis kekayaan yang baru yang merupakan kunci utama kesuksesan pembangunan negara. Karena itu, data akurat sangat penting dalam menyusun perencanaan untuk membuat keputusan yang tepat dan juga mengeksekusi program yang tepat sasaran.

Ungkapan “Siapa pun yang menguasai big data akan menjadi pemenang,”, hal tersebut menggambarkan betapa strategisnya data terutama memasuki era revolusi industri 4.0 yang menggabungkan teknologi otomatisasi dengan teknologi cyber.

Dalam pasal 58 ayat 4 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang administrasi kependudukan, manfaat data kependudukan sangat terkait dengan pelayanan publik, perencanaan pembangunan, alokasi anggaran pembangunan, pembangunan demokrasi dan penegakan hukum serta pencegahan kriminalitas. Bahkan nantinya hasil SP2020 ini akan akan sangat bermanfaat untuk membuat perencanaan di berbagai bidang tidak hanya bermanfaat untuk perencanaan masa kini namun juga proyeksi sampai 2050.

AYO BACA : Menyongsong Pesta Demografi Indonesia 2020

Seiring dengan era revolusi industri 4.0 yang menekankan kepada sistem digitalisasi menuju era big data. SP2020 memasuki babak baru dari sisi metodologi juga penggunaan perangkat teknologi pengumpulan data. Pada SP2020, masyarakat didorong untuk berpartisipasi aktif dalam Sensus Online dengan moda CAWI (Computer Aided Web Interviewing). Masyarakat diminta mengisi data diri secara mandiri melalui tautan di https://sensus.bps.go.id.

Bahkan Badan Pusat Statistik (BPS) menyediakan fasilitas cek keberadaan melalui laman https://sensus.bps.go.id/cek yang dapat dimanfaatkan untuk memeriksa terlebih dahulu keberadaan seseorang di dalam database. Ini akan menentukan apakah yang bersangkutan dapat berpartisipasi di Sensus Penduduk Online atau tidak.

Di samping itu, BPS juga menggunakan moda CAPI (Computer Aided Personal Interviewing) untuk mewawancara penduduk yang tidak mengisi sensus online. Penggunaan perangkat ini mampu mempercepat proses pengolahan data. BPS sudah menggunakan moda CAPI pada beberapa penyelenggaraan kegiatan statistik lainnya.

Sensus penduduk online sangat tergantung dari partisipasi aktif masyarakat untuk mengisi data diri secara mandiri. Sensus Penduduk Online akan dimulai pada 15 Februari 2020 hingga 31 Maret 2020. Oleh sebab itu, perlu pemahaman kepada masyarakat tentang manfaat data kependudukan.

BPS berperan sebagai Pembina Data Statistik di tingkat pusat hingga ke tingkat daerah. Sekaligus merupakan salah satu produsen data dalam mewujudkan Satu Data Kependudukan Indonesia. BPS bertugas menghasilkan data sesuai prinsip Satu Data Indonesia. Juga memberikan masukan kepada pemerintah mengenai standar data, metadata, dan interoperabilitas data.

Jokowi berharap seluruh pihak semua, kementerian, lembaga termasuk pemda dan seluruh stakeholder bisa ikut menyukseskan SP2020. Sebab menurutnya saat ini data merupakan hal yang paling penting dan berharga untuk melakukan perencanaan dan membuat kebijakan. Komunikasi dan koordinasi antar instansi pemerintah dibangun dalam wadah Forum Satu Data Indonesia.

Oleh sebab itu, Sensus Penduduk Online 2020 merupakan momen bersejarah bagi Indonesia. Sensus penduduk 2020 akan mewujudkan Satu Data Kependudukan Indonesia. Mari kita dukung sensus penduduk 2020 dengan cara mengisi data diri secara mandiri pada bulan Februari-Maret 2020, atau menerima kunjungan petugas sensus pada bulan Juli 2020.

Nano Suharno, Fungsional Statistisi BPS Provinsi Jawa Barat, Alumni Universitas Adelaide Australia.

AYO BACA : Sensus di Era Generasi Milenal

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

Editor: Redaksi AyoBandung.Com

artikel terkait

dewanpers