web analytics
  

Jepang Bantah Penundaan Olimpiade Akibat Virus Corona

Kamis, 13 Februari 2020 21:43 WIB
Umum - Internasional, Jepang Bantah Penundaan Olimpiade Akibat Virus Corona, Olimpiade Tokyo, Olimpiade 2020, Virus Corona,

Maskot Olimpiade Tokyo 2020. (tokyo2020.org)

JEPANG, AYOBANDUNG.COM -- Jepang membantah rumor tak bertanggung jawab yang menyebut soal penundaan penyelenggaraan Olimpiade 2020 Tokyo akibat virus corona yang sudah menyebar hampir ke seluruh penjuru Asia. Dengan sisa waktu 162 hari tersisa hingga upacara pembukaan, virus corona telah memunculkan kekhawatiran dan spekulasi akan penyelenggaraan Olimpiade 2020 Tokyo.

Namun, CEO Olimpiade Tokyo Yoshiro Mori pada Kamis (13/2/2020), menegaskan bahwa pesta olahraga empat tahunan itu akan tetap digelar sesuai rencana awal, yakni 24 Juli - 9 Agustus. Meski adanya kekhawatiran akan penyebaran virus corona di Negeri Sakura tersebut.

"Sehubungan dengan virus Corona, ada banyak sekali desas-desus, tapi saya ingin memperjelas lagi bahwa kami tidak akan menunda atau membatalkan Olimpiade," kata Mori saat melakukan pertemuan dengan pejabat tinggi Komite Olimpiade Internasional (IOC), seperti dilansir AFP.

AYO BACA : Jelang Olimpiade, Jepang Waspada Terorisme

"Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah nasional dan menyikapi situasi ini dengan tenang," katanya.

Gubernur Tokyo Yuriko Koike pun memastikan bahwa pemerintah setempat akan berupaya semaksimal mungkin melindungi semua orang dari terjangkitnya wabah virus corona menjelang Olimpiade digelar.

Demikian juga yang disampaikan oleh Wali Kota Desa Olimpiade, Saburo Kawabuchi. Ia mengatakan dalam pertemuan tersebut bahwa meski tak ada yang tahu kapan penyebaran virus corona itu berhenti, pihaknya berharap peningkatan kelembapan dapat membunuh virus tersebut.

AYO BACA : Ramah Lingkungan, Jepang Gunakan Obor Hidrogen untuk Api Olimpiade

"Kami memiliki musim hujan yang dapat membunuh virus," katanya.

Hingga kini, Jepang memang belum melaporkan adanya korban jiwa yang diakibatkan COVID-19, namun sebanyak 28 orang telah dinyatakan terinfeksi virus mematikan itu.

Virus corona sebelumnya telah mengacaukan kalender event olahraga di Asia. Beberapa kejuaraan olahraga pun terpaksa dibatalkan atau dijadwalkan ulang, termasuk kualifikasi tinju dan bola basket untuk Olimpiade yang seharusnya digelar di China.

Tak hanya itu, Formula 1 dan FIA pada Rabu juga memutuskan untuk membatalkan seri Grand Prix China akibat virus corona yang menyebar di negara tersebut.

Hingga Kamis (13/2/2020), China melaporkan setidaknya sudah ada 1.355 korban meninggal dan hampir 60 ribu orang terkonfirmasi terinfeksi virus corona di seluruh wilayah China.

AYO BACA : Unik! Podium Peraih Medali Olimpiade 2020 Dibuat dari Sampah Plastik

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Negara Pertama, Denmark Resmi Setop Gunakan Vaksin AstraZeneca

Internasional Kamis, 15 April 2021 | 11:56 WIB

Otoritas Kesehatan Denmark mengonfirmasi bahwa mereka akan berhenti menggunakan vaksin Covid-19 AstraZeneca, menjadi neg...

Umum - Internasional, Negara Pertama, Denmark Resmi Setop Gunakan Vaksin AstraZeneca, Otoritas Kesehatan Denmark,Denmark Resmi Setop Gunakan Vaksin AstraZeneca,Vaksin Covid-19 AstraZeneca,efek samping vaksin Covid-19 AstraZeneca,Vaksinasi Covid-19,Badan pengawas obat Uni Eropa,risiko kematian akibat Covid-19,vaksin AstraZeneca

Pangeran Harry Menyesal Soal Wawancara Oprah

Internasional Rabu, 14 April 2021 | 17:24 WIB

Pangeran Harry dan Meghan Markle menyesali wawancaranya bersama Oprah Winfrey ditayangkan di waktu yang tidak tepat. Ked...

Umum - Internasional, Pangeran Harry Menyesal Soal Wawancara Oprah, Pangeran Harry,Meghan Markle,Oprah Winfrey,Wawancara Pangeran Harry,wawancara Meghan Markle

Ponsel Vivo Meledak dan Terbakar di Bandara Hong Kong

Internasional Rabu, 14 April 2021 | 12:25 WIB

Hong Kong Airlines telah menghentikan semua pengiriman ponsel Vivo. Tindakan itu diambil setelah satu kiriman maskapai y...

Umum - Internasional, Ponsel Vivo Meledak dan Terbakar di Bandara Hong Kong, Vivo,Ponsel Vivo meledak,HP Vivo meledak,HP Vivo meledak di Hong Kong,HP Vivo Hong Kong,HP Vivo terbakar

Pejabat Cina Bantah Ragukan Keampuhan Vaksin Buatan Sendiri

Internasional Selasa, 13 April 2021 | 13:52 WIB

Untuk pertama kalinya pejabat tinggi Cina mengakui rendahnya keampuhan vaksin corona buatan dalam negeri.

Umum - Internasional, Pejabat Cina Bantah Ragukan Keampuhan Vaksin Buatan Sendiri, vaksin Cina,Efikasi vaksin Covid-19,Gao Fu,sinovac,Sinopharm,CanSino,vaksin Covid-19 Cina kurang ampuh,pejabat Cina vaksin Covid-19,Vaksin Covid-19

Kisah dan Perjalanan Pemuda Ateis Masuk Islam

Internasional Selasa, 13 April 2021 | 13:36 WIB

Pemuda itu mengakui, sebelum berada di Brunei, persepsinya mengenai Islam adalah buruk, terutama terkait teroris ISIS.

Umum - Internasional, Kisah dan Perjalanan Pemuda Ateis Masuk Islam, Kisah Pemuda Ateis Masuk Islam,Perjalanan Pemuda Ateis Masuk Islam,Pemuda ateis terbuka soal Islam, Mualaf,pengalaman spiritual,tujuan hidup,masuk Islam,orang Jepang yang masuk Islam,Muslim di Jepang

Tulisan Anti-Muslim di Masjid Menuai Kecaman dari Menteri Prancis

Internasional Selasa, 13 April 2021 | 09:40 WIB

Grafiti itu bertuliskan kata-kata hinaan terhadap Islam dan Nabi Muhammad.

Umum - Internasional, Tulisan Anti-Muslim di Masjid Menuai Kecaman dari Menteri Prancis, Tulisan Anti-Muslim,Menteri Prancis,Nabi Muhammad SAW,hinaan terhadap Islam,Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin,Islam-fobia

India Jadi Negara Kedua Paling Terdampak Covid-19, Siapa yang Pertama?

Internasional Selasa, 13 April 2021 | 09:16 WIB

Pada Senin (12 April 2021) India telah mengonfirmasi rekor kasus baru Covid-19 dengan hampir 169 ribu kasus dalam sehari...

Umum - Internasional, India Jadi Negara Kedua Paling Terdampak Covid-19, Siapa yang Pertama?, Negara Kedua Paling Terdampak Covid-19,negara paling terdampak Covid-19,India,Brasil,Pandemi Covid-19,COVID-19

Cina Bikin Pandemi Covid-19 Jadi Lebih Buruk?

Internasional Senin, 12 April 2021 | 15:35 WIB

Antony Blinken menilai kegagalan Cina bertanggung jawab atas pandemi Covid-19 yang lebih buruk daripada yang seharusnya.

Umum - Internasional, Cina Bikin Pandemi Covid-19 Jadi Lebih Buruk?, Cina,Pandemi Covid-19,Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken,Amerika Serikat,Asal-usul Virus Corona

artikel terkait

dewanpers