web analytics
  

Pelajar di Bandung Barat Dilarang Rayakan Valentine Day

Kamis, 13 Februari 2020 14:25 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Bandung, Pelajar di Bandung Barat Dilarang Rayakan Valentine Day, Hari Valentine, Larangan Valentine, Pelajar di Bandung Barat, Valentine di Bandung Barat,

Hari Valentine. (pixabay.com)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Berdalih untuk membentuk karakter siswa, para pelajar SD, SMP dan SMA diimbau untuk tidak merayakan Hari Valentine yang diperingati tiap tanggal 14 Februari. 

Keseriusan larangan itu tertuang dalam Surat edaran Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Nomor 430/2026-Set.Disdik tentang himbauan tidak merayakan Valentine Day.

AYO BACA : MUI Jabar: Valentine Budaya Barat, Banyak Negatifnya

Kepala Bidang Pendidikan SMP pada Disdik Kabupaten Bandung Barat (KBB), Dadang A. Sapardan mengatakan sebagai tindak lanjut Disdik KBB mengeluarkan surat edaran Kepala Dinas nomor 500/816-Disdik perihal Antisipasi Perayaan Valentine Day.

Pada surat itu, setiap peserta didik atau siswa untuk tidak merayakan Valentine Day baik di dalam maupun diluar lingkungan sekolah.

AYO BACA : Disdik Bandung Keluarkan Surat Edaran Larang Perayaan Valentine

Sudah ada imbauan melalui surat edaran kepada para Kepala Sekolah agar melarang siswanya merayakan Valentine Day, kata di Ngamprah, Kamis (13/2/2020).

Selain itu, setiap pengawas, Kepala Sekolah dan guru di instruksikan agar melakukan pemantauan setiap kegiatan siswa. Pasalnya, perayaan Valentine Day dinilai bertentangan dengan norma agama, sosial dan budaya.

Larangan ini tak lain dalam rangka membangun karakter siswa yang berakhlak mulia, ucapnya.

Dia menjelaskan dalam surat itu kepala sekolah di instruksikan agar melakukan komunikasi intensif dengan seluruh unsur Tri pusat pendidikan yakni antara sekolah, orang tua siswa dan masyarakat.

Sekolah harus mengambil tindakan tepat bila terbukti ada siswa yang merayakan Valentine Day, ujarnya.

AYO BACA : Jelang Valentine, Bunga Mawar Laris Manis

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers