web analytics
  

Diduga Ada Penimbunan Bawang Putih, Bupati Karawang Buka Suara

Kamis, 13 Februari 2020 17:35 WIB Dede Nurhasanudin

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana buka suara terkait adanya dugaan penimbunan bawang putih. (Ayopurwakarta.com/Dede Nurhasanudin)

JATILUHUR, AYOBANDUNG.COM – Di tengah langkanya bawang putih, ada dugaan penimbunan ratusan ton bawang putih di Kabupaten Karawang.

AYO BACA : Masyarakat Diminta Hemat Konsumsi Bawang Putih

Belakangan ini, harga bawang putih di sejumlah daerah meningkat. Hal ini dampak dari penghentian sementara impor produk pertanian dari Cina.

AYO BACA : Akibat Corona, Pedagang Sukabumi Andalkan Pasokan Bawang Putih Jateng dan Jatim

Kebijakan penundaaan impor tersebut dilakukan menyusul mewabahnya virus corona di negeri tirai bambu itu.

Menanggapi adanya dugaan penimbunan itu, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana buka suara. Dia mengaku telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Jika terbukti polisi akan menindaklanjuti hal tersebut.

"Kami sudah minta bantuan ke pihak kepolisian karena harusnya tidak boleh begitu (menimbung bawang) karena harga bawang putih akan semakin naik," kata Cellica,  yang ditemui usai acara koordinasi penyelenggaraan pemerintah daerah (Kopdar) di Perum Jasa Tirta II Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Kamis (13/2/2020).

Ketika bawang putih terbukti ditimbun dan tidak didistribusikan, artinya ada pelanggaran hukum. "Ketika memang terbukti melanggar hukum berarti harus ada tindakan," ujar dia.

AYO BACA : 150 Ton Bawang Putih Diduga Ditimbun, Disdagin Bandung Desak Pendistribusian

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers