web analytics
  

150 Ton Bawang Putih Diduga Ditimbun, Disdagin Bandung Desak Pendistribusian

Kamis, 13 Februari 2020 14:12 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung, 150 Ton Bawang Putih Diduga Ditimbun, Disdagin Bandung Desak Pendistribusian, harga bawang putih bandung, bawang putih naik, pasar cihaurgeulis, harga bahan pokok, berita bandung, ayobandung, bandung hari ini

Pekerja mengangkut bawang putih di gudang pengiriman, Jalan Caringin, Kota Bandung, Kamis (18/7/2019). (Ayobandung/Muhammad Fikri/magang)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Pada Rabu (12/2/2020), tim Satgas Pangan Polda Jabar menemukan sebanyak kurang lebih 150 ton bawang putih diduga ditimbun di gudang salah satu importir, yakni PT SPS di Karawang Timur. Perusahaan tersebut memiliki kuota impor sebanyak 720 ton untuk berbagai wilayah termasuk Jabar dan Kota Bandung.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung Elly Wasliah mengatakan hal tersebut menjadi titik terang salah satu penyebab meroketnya harga bawang putih di Kota Bandung sejak minggu lalu. Dia berharap stok 150 ton tersebut segera didistribusikan.

"Mudah-mudahan dengan temuan ini, stok yang ditimbun tersebut bisa segera digelontorkan ke distributor di Kota Bandung. Kota ini adalah barometer harga di Jabar dan selalu dipantau oleh pusat," ungkapnya ketika ditemui di Balai Kota Bandung, Kamis (13/2/2020).

AYO BACA : Disdagin Bandung: Harga Bawang Putih Stabil di Angka Rp50.000

20200213-110558

Kepala Disdagin Kota Bandung Elly Wasliah. (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)

Elly mengatakan, saat ini terdapat 3 importir bawang putih yang memasok barangnya melalui 8 distributor di Kota Bandung. Salah satunya adalah PT SPS Karawang Timur yang diduga melakukan penimbunan.

AYO BACA : Masyarakat Diminta Hemat Konsumsi Bawang Putih

Selain itu, Elly juga menyebutkan rencana pembatasan impor pangan dari Cina terkait antisipasi virus Corona yang sempat akan dilakukan adalah salah satu isu yang memantik permainan spekulan.

Meski demikian, perlu ditelusuri lebih lanjut motif di balik dugaan penimbunan bawang putih di Karawang, dan apakah penimbunan tersebut berdampak langsung pada meroketnya harga komoditas tersebut belakangan ini. Pasalnya, PT SPS disebut telah menahan distribusi sejak November 2019.

"Ada kekhawatiran dengan rencana impor ditahan, ada yag menahan stok karena takut stok impor dari Cina berhenti. Tapi pemerintah sudah memastikan impor produk hortikultura tetap jalan," jelasnya.

Elly juga memastikan stok bawang putih untuk kebutuhan konsumsi Kota Bandung masih aman hingga Maret 2020. Sehingga, dia mengimbau agar masyarakat tetap belanja sesuatu kebutuhan.

"Masyarakat diimbau jangan panic buying karena stok kita masih mencukupi. Beli lah bawang sesuai kebutuhan, bukan keinginan," ungkapnya.

AYO BACA : Importir Diminta Tak Manfaatkan Corona untuk Naikkan Harga Bawang Putih

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers