web analytics
  
Banner Kemerdekaan

[CEK FAKTA] Thailand Pakai Ganja untuk Sembuhkan Pasien Corona?

Kamis, 13 Februari 2020 12:12 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Thailand Sembuhkan Pasien Virus Corona dengan Ganja? (turnbackhoax.id)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Beredar konten yang mengklaim bahwa Thailand menggunakan ganja untuk menyembuhkan pasien virus. Konten ini ramai di media sosia Facebook dan Twitter.

Salah satu yang menyebarkan adalah akun Facebook Nayla Putri Pertama. Dia mengunggah informasi tersebut pada Rabu, (5/2/2020) dan Kamis (6/2/2020).

Nayla Putri Pertama menambahkan tautan berita dari Jurnas.com yang berjudul "Thailand Berhasil Sembuhkan Pasien Virus Corona dengan Ganja” yang dimuat pada Senin, 3 Februari 2020.

Unggahan tersebut telah mendapatkan 23 komentar, 533 likes, dan 160 kali dibagikan saat tangkapan layar diambil.

1

CEK FAKTA: Benarkah Thailand Sembuhkan Pasien Virus Corona dengan Ganja? (turnbackhoax.id)

AYO BACA : [Cek Fakta] Pemerintah Cina Akan Bunuh 20.000 Pasien Corona?

Penjelasan

Berdasarkan hasil penelusuran dan cek fakta turnbackhoax.id, informasi yang dimuat dalam berita yang disebarkan oleh akun Nayla Putri Pertama adalah tidak benar.

Klaim Thailand berhasil menyembuhkan pasien virus corona dengan ganja tidak terbukti.

Memang benar bahwa artikel berjudul “Thailand Berhasil Sembuhkan Pasien Virus Corona dengan Ganja” dimuat di Jurnas.com. Namun kekinian, judul artikel tersebut telah diubah. Jurnas.com menulis klarifikasi perubahan judul berita sebagai berikut.

“Catatan Redaksi, sebelumnya judul berita ini ‘Thailand Berhasil Sembuhkan Pasien Virus Corona dengan Ganja’, diubah menjadi ‘Thailand Berhasil Sembuhkan Pasien Corona dengan Anti Virus’ karena tindakan human error salah satu wartawan kami. Kami sampaikan mohon maaf yang sebesar-besarnya.”

AYO BACA : [CEK FAKTA] Mayat Korban Virus Corona Penuhi Jalanan Wuhan Cina?

2

Penjelasan cek fakta, atas klaim Thailand sembuhkan pasien virus corona dengan ganja (turnbackhoax.id dan Screenshot South China Morning Post)

Dalam artikel tersebut, tidak disebutkan perihal penggunaan ganja dalam pengobatan pasien virus Corona Wuhan. Obat yang digunakan para dokter di Thailand, menurut berita di Jurnas.com, adalah obat antiflu dan obat anti-HIV.

Berita mengenai penggunaan obat antiflu dan obat anti-HIV di Thailand juga dilaporkan oleh beberapa situs media asing. Seperti situs South China Morning Post, dengan judul “Coronavirus: Thailand has apparent treatment success with antiviral drug cocktail”. Situs Telegraph.co.uk memuat berita yang sama dengan judul “Coronavirus: Thai doctors ‘successfully treat’ virus but stocks plunge in China”.

Kesimpulan

Judul berita di Jurnas.com telah dikoreksi. Informasi sebenarnya adalah Thailand mengobati pasien virus corona dengan kombinasi obat antiflu, oseltamivir, serta obat anti-HIV, lopinavir dan ritonavir yang tidak mengandung ganja.

Dengan begitu, unggahan yang dibuat oleh akun Facebook Nayla Putri Pertama termasuk dalam konten yang menyesatkan atau Misleading Content.

AYO BACA : [Cek Fakta] Kabar Mahasiswa Telkom University Terjangkit Corona Dipastikan Hoaks

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers