web analytics
  

Ridwan Kamil: Jawa Barat Alami Ketidakadilan Fiskal

Rabu, 12 Februari 2020 22:22 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan sejumlah permasalahan yang dialami Jawa Barat di bidang fiskal. Menurutnya masih ada ketidakadilan fiskal yang dirasakan Jawa Barat.

"Ada masalah ketidakadilan yang kami alami secara sosial politik yang domainnya ada di kewenangan dan dukungan anggota dewan khususnya tentang pemekaran," kata kamil di Hotel Grand Sahid Jaya, Rabu (12/2/2020).

AYO BACA : Ridwan Kamil: Pemekaran Desa Perlu Dilakukan di Jabar

Pria yang akrab disapa Kang Emil tersebut memaparkan sebuah data terkait masalah keuangan. Ia mengatakan jika dibandingkan dengan Jawa Timur dan Jawa Tengah, provinsi Jawa Barat yang penduduknya hampir 50 juta hanya diurus oleh 27 kepala daerah.

"Kita lihat Jawa Timur juga diurusnya 38 kepala daerah, bahkan Jawa Tengah yang jauh lebih kecil 34 juta diurus  6 daerah lebih banyak dari Jawa Barat," ujarnya.

AYO BACA : Emil Ungkap 2 Permintaan Khusus Jabar ke Jokowi-Ma'ruf

Kamil menjelaskan, karena Jawa Barat hanya diurus 27 kepala daerah maka dana transfer APBN yang diterima Jawa Barat hanya Rp48 triliun. Jika dibandingkan dengan Jawa Timur yang diurus 38 kepala daerah maka dana transfernya berbeda Rp6 triliun. "Itulah yang kami maksud ada ketidakadilan dari sisi fiskal," jelasnya.

Kang Emil juga menyoroti soal jumlah desa yang terdapat di Jawa Barat. Dengan jumlah penduduk 50 juta, di Jawa Barat hanya terdapat 5.300 desa. Sedangkan di Jawa Tengah dengan jumlah penduduk 34 juta, terdapat 7.800 desa.

"Jadi kalau dibandingkan dana desa yang rata se-miliar sekian per desa Jateng dikasih APBN Rp2,3 triliun lebih banyak dari desa-desa Jabar. Maka apa yang terjadi, di Jateng dana desa urusannya untuk ekonomi sosial, di kita masih irigasi, aspal jalan karena desanya terlalu luas," paparnya.

Mantan Wali Kota Bandung itu berharap ada perhatian dari anggota DPR di pusat dapil Jawa Barat dan sektor terkait untuk mau membangun Jawa Barat. Kendati demikian, Ridwan Kamil mengaku tidak mudah namun pemerintah provinsi Jawa Barat tetap bersemangat.

"Kita tetap bersemangat, dengan modal begini saja manajemen pemerintahan kita terbaik se Indonesia," tuturnya.

AYO BACA : Ridwan Kamil Usulkan 3 Solusi Perkuat Pelayanan Publik dan Pemerataan Pembangunan

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi

artikel lainnya

dewanpers