web analytics
  

Wagub Jabar Tinjau Lokasi Banjir dan Macet di Area PT. Kahatex

Rabu, 12 Februari 2020 21:55 WIB Mildan Abdalloh

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum meninjau lokasi banjir di area PT. Kahatex, Jalan Raya Rancaekek-Cicalengka, Kabupaten Sumedang, Rabu (12/2/2020). (Dok Humas Pemprov Jabar)

SUMEDANG, AYOBANDUNG.COM -- Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum meninjau lokasi banjir di area PT. Kahatex, Jalan Raya Rancaekek-Cicalengka, Kabupaten Sumedang, Rabu (12/2/2020).

Menurut Uu, pengendalian banjir dan macet di lokasi tersebut sudah berlangsung lama. Beragam upaya telah dilakukan mulai dari normalisasi sampai pengerukan. Kendati begitu, proses normalisasi masih terhambat karena ada lokasi yang menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Selain itu, Uu mengatakan bahwa jembatan yang menghalangi laju air kali akan dibongkar.

Menurutnya, sejumlah upaya untuk mengendalikan banjir di lokasi tersebut diperkirakan selesai pada akhir 2020.

AYO BACA : Rancaekek Banjir, Jalur Bandung-Garut Hampir Terputus

"Untuk masalah banjir ternyata sudah ada progres, sudah ada normalisasi pembangunan kali yang melewati Kahatex ini, tetapi belum bisa dimanfaatkan karena ada satu titik yang belum dikerjakan, dan itu kewenangannya dari pemerintah pusat," kata Uu.

"Sebenarnya izinnya sudah ada, tinggal teknis mungkin dalam beberapa hari juga bisa dibuka, berarti jalan (air) atau jembatan yang ada di sini, yang dianggap sedikit menghambat lajunya air, sudah bisa dibongkar," katanya.

Terkait masalah kemacetan, Uu meminta PT. Kahatex untuk membuat Jembatan Penyeberangan Orang (JPO). Selain itu, kata dia, PT. Kahatex akan membuat tujuh pintu untuk memecah kerumunan.

"Dari pihak Kahatex sudah membuka tujuh pintu keluar (untuk memecah kerumunan), dari wilayah Sumedang tiga pintu dan wilayah Kabupaten Bandung empat pintu," ucapnya.

"Sekarang kami meminta kepada pihak Kahatex untuk membuat kembali JPO, tetapi ini karena banyak instansi terkait, termasuk pemerintah pusat, maka kami akan rapat koordinasi, pertama dengan pemerintah Kabupaten Bandung, yang kedua dengan pemerintah Kabupaten Sumedang, dan pihak lainnya," katanya.

AYO BACA : Banjir di Depan Kahatex Belum Surut

Editor: Dadi Haryadi

artikel lainnya

dewanpers