web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Masyarakat Diminta Hemat Konsumsi Bawang Putih

Rabu, 12 Februari 2020 19:25 WIB Mildan Abdalloh

Harga bawang putih di Bandung naik. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Kepala Dinas Industri dan Perdagangan Kabupaten Bandung Popi Hopipah mengimbau, masyarakat untuk menghemat konsumsi bawang putih menyusul tingginya harga komoditi tersebut.

Popi mengatakan dengan melakukan penghematan konsumsi, diharapkan bisa menekan harga bawang putih.

AYO BACA : Ratusan Hektare Pertanian Bawang Putih di Kabupaten Bandung Hanya untuk Benih

"Kalau permintaan turun, harga bisa turun," tutur Popi, Rabu (12/2/2020).

Menghemat konsumsi bisa dilakukan dengan cara mengurangi penggunaan bawang putih sebagai bumbu masakan.

AYO BACA : Cara Jitu Emak-emak Bekasi Siasati Melonjaknya Harga Bawang Putih

"Tadinya sehari bisa konsumsi 5 siung bawang putih, nah dijadikan dua hari sekarang," ujarnya.

Menghemat konsumsi sangat mungkin dilakukan, mengingat bawang putih bukan kebutuhan pokok.

Menurut Popi, dengan cara itulah masyarakat Kabupaten Bandung bisa membantu pemerintah menekan inflasi yang cukup besar. Jika inflasi besar, maka akan berpengaruh terhadap mahalnya harga sejumlah komoditas lainnya.

"Inflasi besar yang rugi pemerintah dan masyarakat. Maka dari itu saya pesan jangan terlalu bergantung dengan bawang putih. Stok kita masih ada kok," katanya.

AYO BACA : Kenaikan Harga Bawang Putih di Bandung Diduga Akibat Spekulan

Editor: Dadi Haryadi

artikel lainnya

dewanpers