web analytics
  

Ratusan Hektare Pertanian Bawang Putih di Kabupaten Bandung Hanya untuk Benih

Rabu, 12 Februari 2020 16:53 WIB Mildan Abdalloh

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung Tisna Umaran. (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Kabupaten Bandung merupakan daerah penghasil bawang putih. Terdapat ratusan hektare areal pertanian bawang yang saat ini harganya sedang melambung.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung Tisna Umaran mengatakan, berdasarkan pendataan, pada 2019 stok areal tanam bawang putih Kabupaten Bandung mencapai 310 hektare dan eksisting tanam 2020 sudah mencapai 80 hektare.

"Sekarang ini mulai panen. Ada 52 hektare bawang putih yang siap panen dengan perkiraan produksi mencapai 350 ton," tutur Tisna, Rabu (12/2/2020).

AYO BACA : Cara Jitu Emak-emak Bekasi Siasati Melonjaknya Harga Bawang Putih

Apabila 350 ton dari 52 hektare pertanian bawang putih dipasarkan, jumlah tersebut bisa mencukupi kebutuhan dalam beberapa bulan ke depan.

Namun, kata Tisna, pertanian bawang putih di Kabupaten Bandung tidak untuk dikonsumsi, melainkan untuk pencukupan benih.

Dia menjelaskan, 52 hektare bawang putih yang akan panen ini merupakan hasil kemitraan dengan produsen.

AYO BACA : Importir Diminta Tak Manfaatkan Corona untuk Naikkan Harga Bawang Putih

"Di peta kementan bawang putih hasil kemitraan dengan produsen di Kabupaten Bandung ini, peruntukannya untuk benih," imbuhnya.

Sebenarnya, harga bawang putih untuk benih jauh lebih mahal dibandingkan untuk konsumsi.

"Tapi sekarang juga harga untuk konsumsi sedang tinggi juga. Saya berharap yang hasil kemitraan ini bisa juga dijual untuk konsumsi, dengan harga sekarang juga petani tetap akan diuntungkan," katanya.

Selain itu, lanjut Tisna, jika bawang putih di Kabupaten Bandung dijual untuk dikonsumsi, jumlah tersebut akan mencukupi kebutuhan lokal yang saat ini sedang kurang.

AYO BACA : Meski Turun, Harga Bawang Putih di Purwakarta Masih Tinggi

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers