web analytics
  

Konsumsi Ikan Warga Purwakarta Masih di Bawah Rata-rata Jabar

Rabu, 12 Februari 2020 13:38 WIB Dede Nurhasanudin
Umum - Regional, Konsumsi Ikan Warga Purwakarta Masih di Bawah Rata-rata Jabar, Konsumsi ikan, kementerian kelautan dan perikanan, berita purwakarta, ayopurwakarta, purwakarta hari ini

Direktur Jenderal PDSPKP Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Agus Suherman saat menghadiri acara Safari Geramikan bersama Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi, di Tajug Gede Cilodong, Kabupaten Purwakarta, Rabu (12/2/2020). (Ayopurwakarta.com/Dede Nurhasanudin)

PURWAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Agus Suherman menyebut, jumlah konsumsi ikan masyarakat Kabupaten Purwakarta masih di bawah capaian Provinsi Jawa Barat sebesar 39 kilogram per kapita.

"Capaian Provinsi Jawa Barat sebesar 39 kilogram per kapita, sementara Purwakarta 31 kilogram per kapita, artinya masih di bawah capaian provinsi, kalau tingkat nasional sebesar 55 kilogram per kapita," ungkap dia saat menghadiri acara Safari Geramikan bersama Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi, di Tajug Gede Cilodong, Kabupaten Purwakarta, Rabu (12/2/2020).

AYO BACA : Meski Turun, Harga Bawang Putih di Purwakarta Masih Tinggi

Agus berkomitmen untuk meningkatkan jumlah konsumsi ikan dengan sejumlah strategi, di antaranya melakukan sosialiasi gerakan makan ikan kepada masyarakat, kemudian juga mendekatkan akses pasar ikan dengan banyak varian.

"Meningkatkan budidaya ikan juga akan kami dorong untuk memperkuat pasar ikan kita di dalam negeri," ujar dia.

AYO BACA : Tebing Longsor Hancurkan Satu Vila di Purwakarta

Jika sejumlah strategi itu telah berjalan, Agus berharap tidak hanya di Purwakarta, target nasional sebesar 60 kilogram per kapita juga dapat tercapai pada 2024 mendatang.

"Konsumsi makan ikan secara nasional kita sudah mencapai 56 per kilogram per kapita. Kalau di Purwakarta saya kira mencapai angka 40 atau di atas provinsi lebih mudah karena tinggal merubah pola pikir masyarakat, dan itu akan kami lakukan secepatnya," ujar dia.

Saat disinggung mengenai dampak yang akan muncul ketika kurang konsumsi ikan, Agus menyebut tidak akan terlalu signifikan terlihat  karena masyarakat masih konsumsi makanan lain yang memiliki kandungan protein dan protein tinggi.

"Tidak juga, tapi gerakan makan ikan akan kami tinggkatkan lagi," kata dia.

AYO BACA : Pemkab Purwakarta Usulkan Perbaikan Jalan Provinsi dan Nasional

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers