web analytics
  

Kekurangan Vitamin D Saat Hamil Tingkatkan Risiko ADHD

Rabu, 12 Februari 2020 11:39 WIB

Ilustrasi (pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Kekurangan vitamin D selama kehamilan, dapat mempengaruhi perkembangan attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) bayi. Hal itu mengacu pada studi yang diterbitkan dalam Journal of American Academy of Child dan Adolescent Psychiatry, yang menunjukkan hubungan antara tingkat vitamin D ibu yang rendah pada awal hingga pertengahan kehamilan dan peningkatan risiko ADHD pada bayi.

AYO BACA : Bahaya Tidur Tengkurap bagi Janin, Leher, dan Punggung

ADHD merupakan gangguan perkembangan dalam peningkatan aktivitas motorik anak-anak hingga menyebabkan aktivitas anak-anak yang tidak lazim dan cenderung berlebihan.

AYO BACA : Bayi Sudah Bisa Mendengar dan Melihat Sejak 16 Minggu Kehamilan?

Para peneliti dari Universitas Turku di Finlandia meneliti 1.067 anak yang lahir antara tahun 1998 dan 1999 di Finlandia, dan didiagnosis dengan ADHD. Data dikumpulkan sebelum ada rekomendasi nasional dari pemerintah Finlandia terkait asupan vitamin D yang ideal selama kehamilan, yaitu 10 mikrogram per hari sepanjang tahun.

Dalam studi tersebut, para peneliti menggunakan Finnish Maternity Cohort (FMC) yang sangat komprehensif terdiri dari sekitar 2 juta spesimen serum yang dikumpulkan selama trimester pertama dan awal kehamilan kedua. Penelitian ini menawarkan bukti kuat bahwa tingkat rendah vitamin D selama kehamilan terkait dengan ADHD.

Menurut studi tersebut, risiko ADHD adalah 34 persen lebih tinggi pada anak-anak yang ibunya mengalami kekurangan vitamin D selama kehamilan dibandingkan pada anak-anak yang kadar vitamin D ibunya mencukupi selama trimester pertama dan kedua. Hasilnya disesuaikan dengan usia ibu, status sosial ekonomi dan riwayat psikiatris.

“Karena ADHD adalah salah satu penyakit kronis yang paling umum pada anak-anak, hasil penelitian ini akan sangat berarti bagi kesehatan masyarakat,” demikian kata para peneliti seperti dilansir Times Now News, Selasa (11/2).

AYO BACA : Waspadai Serangan Jantung Saat Kehamilan

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

artikel lainnya

dewanpers