web analytics
  

Anak Akan Lebih Berkembang Jika Bermain di Alam

Rabu, 12 Februari 2020 11:09 WIB
Gaya Hidup - Sehat, Anak Akan Lebih Berkembang Jika Bermain di Alam, Anak, cara mendidik anak, sekolah alam, berkegiatan di alam, bermain di alam, manfaat belajar di alam, Berkembang, kesehatan mental, mental anak, Bermain di Alam,

[Ilustrasi] Kesehatan mental dan kecakapan anak-anak akan meningkat jika bermain di Alam. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Kesehatan mental dan kecakapan anak-anak akan meningkat jika bermain di Alam. Hal itu dibuktikan dengan riset yang dikerjakan peneliti dari Institute of Education University College London (UCL).

Penelitian itu menemukan bahwa 79% dari 450 anak yang terlibat dalam riset merasa kegiatan di alam lepas membantu aktivitasnya di sekolah.

"Riset ini menunjukkan bahwa anak-anak mendapat manfaat yang mendalam dan beragam ketika secara teratur membuat kontak dengan alam. Beraktivitas di alam bebas mampu meningkatkan kesehatan fisik, motivasi, dan kepercayaan diri anak-anak," kata Nigel Doar, Direktur Strategi di Wildlife Trust.

AYO BACA : Biarkanlah Anak Bermain demi Kekuatan Otak dan Masa Depannya

Wildlife Trust adalah organisasi yang bertanggung jawab atas cagar alam di Inggris. Lembaga ini juga yang meminta agar para peneliti UCL membuat riset tersebut.

"Data juga menunjukkan bahwa pengalaman anak-anak dengan alam mengarahkannya untuk berhubungan lebih baik dengan guru dan teman sekelasnya," kata Doar, dilansir dari laman Health24, Rabu (12/2/2020).

Riset yang melibatkan 450 siswa sekolah dasar itu dilakukan di Inggris. Siswa yang kebanyakan berumur 8 dan 9 tahun itu diajak berpetualang dengan alam selama beberapa pekan di 12 area berbeda di Inggris.

AYO BACA : Bunda, Ini Bahaya Kucing bagi Anak-anak Kita

Mereka disurvei oleh para peneliti sebelum dan sesudah beraktivitas bersama alam. Aktivitas yang dilakukan juga mencakup belajar tentang alam, pentingnya alam bagi kehidupan manusia dan habitat binatang liar.

Riset itu menemukan 90% anak-anak merasa mendapat ilmu baru tentang alam. Sebanyak 84% dari mereka menjadi lebih cakap dalam mengerjakan hal-hal baru, 79% lainnya mengaku lebih percaya diri.

Kemudian, 81% siswa merasa memiliki hubungan yang lebih baik dengan guru dan 79% merasa memiliki hubungan lebih baik dengan teman sekelas.

"Kami mengimbau pemerintah untuk menyadari berbagai manfaat alam bagi anak-anak dan memastikan setiap satu jam aktivitas sekolah dilakukan di luar ruang untuk belajar dan bermain dengan alam," kata Doar.

Profesor Michael Reiss, penulis riset ini, megatakan, setiap generasi tampaknya semakin sedikit membuat kontak dengan alam dibandingkan generasi sebelumnya. "Kami berutang pada anak muda untuk mengembalikan tren ini. Untuk kebaikan mereka, untuk kebaikan kami dan untuk kebaikan alam," kata Reis.

AYO BACA : Penyebab Anak Susah Tidur, Salah Satunya Nonton TV Terlalu Lama

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers