web analytics
  

Aa Umbara Akui Pengangguran di Bandung Barat Masih Tinggi

Selasa, 11 Februari 2020 18:28 WIB Tri Junari

Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna. (Ayobandung.com/Tri Junari)

PADALARANG, AYOBANDUNG.COM -- Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna tidak memungkiri angka pengangguran  dan kemiskinan di Bandung Barat masih cukup tinggi. Meski demikian setiap tahunnya selalu terjadi penurunan. 

"Memang angka  pengangguran dan kemiskinan masih cukup tinggi Tapi kalau dilihat dari usia, Bandung Barat itu masih muda. Bandingkan dengan beberapa daerah lain yang sudah berdiri puluhan bahkan ratusan tahun tapi angka penganggurannya masih cukup tinggi," kata Aa Umbara saat membuka acara Employers Forum Bandung Barat di Mason Pine Hotel, Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (11/2/2020).

Ditambahkannya, meski angka pengangguran masih cukup tinggi, namun berbagai upaya sudah dilakukan oleh pemerintah. 

AYO BACA : Disnakertrans KBB Salurkan 12.806 Pengangguran

"Untuk menghilangkan pengangguran jelas sulit, yang memungkinkan itu terus menurunkan angkanya. Melalui jargon Lumpaat, kita percepat pengentasan pengangguran ini," ujarnya. 

Upaya yang sudah dan sedang berjalan adalah melalui program Skill Development Center (SDC). Program ini melahirkan wirausahawan baru, penyaluran tenaga kerja ke sektor industri, juga pemagangan keluar negeri.

"Alhamdulillah sekarang Bandung Barat juga menjadi pilot project dari program Asian Development Bank (ADB)  yang hampir sama dengan SDC. Tujuannya sama mengentaskan persoalan kemiskinan,"tuturnya.

AYO BACA : Pembangunan Pramestha di KBU Dihentikan, Aa Umbara Patuhi Gubernur

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) KBB Iing Solihin menambahkan, acara Employers Forum Bandung Barat merupakan tindak lanjut dari pertemuan di Filipina beberapa waktu lalu. Selain Bandung Barat, daerah lain yang.mendapat program sama adalah Kota Makasar. 

"ADB memiliki program JobStart yang sudah tiga tahun diterapkan di Filipina dan berhasil menekan angka pengangguran hingga 30 persen," kata Iing.

Menurutnya, jika program ini juga  berhasil di Bandung Barat maka akan mempercepat pengentasan persoalan pengangguran. 

"Program ini akan dilaksanakan tahun 2020 dengan sasaran 400 orang. Mereka akan mendapat pelatihan technical skill dan soft skill,  serta pencetakan wirausahawan baru," tuturnya.

AYO BACA : 7 Kali Rombak ASN KBB, Aa Umbara Ingin Kepuasan Masyarakat Naik

Editor: Dadi Haryadi

artikel lainnya

dewanpers