web analytics
  

Hiu Putih Ini Terlacak Lakukan Perjalanan Ribuan Km dari Kanada ke Meksiko

Rabu, 12 Februari 2020 01:00 WIB

Pelacakan hiu putih besar (great white shark). [Twitter]

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- hiu putih besar (great white shark) sepanjang hampir 5 meter berhasil dilacak dan ditangkap para ilmuwan. Penangkapan ini hanya untuk keperluan penelitian dan beberapa saat setelahnya hewan pemuncak rantai makanan tersebut dilepas kembali.

Ilmuwan yang tergabung dalam kelompok konservasi laut nirlaba OCEARCH berhasil menangkap ikan hiu putih besar yang diberi nama Unama'ki.

Hewan itu dapat ditangkap kembali oleh ilmuwan karena di dalam tubuhnya sudah ditanamkan alat pelacak khusus.

"Ping" terbaru dari alat pelacak menunjukkan bahwa Unama'ki telah berenang sejauh 150 kilometer di sekitar Teluk Meksiko.

hiu putih besar yang dijadikan objek penelitian ilmuwan ini mempunyai ukuran 4,7 meter dengan berat sekitar 941 kilogram.

Unama'ki pertama kali terdeteksi dan ditanam alat pelacak pada September 2019.

Ia telah terekam melakukan perjalanan dari Kanada ke pantai timur AS, di sekitar Florida, kemudian ke Teluk Meksiko.

Cukup epik, dikutip dari IFLScience, dari September 2019 hingga Februari 2020, hiu putih besar ini telah menempuh perjalanan total sejauh 4.410 kilometer.

hiu putih besar (Carcharodon carcharias) dapat ditemukan di banyak lautan di seluruh dunia, dengan habitat pentingnya di AS (pantai timur laut dan California), Afrika Selatan, Jepang, Chili, dan Mediterania.

Saat ini, OCEARCH telah melacak sebanyak 416 hiu. Menurut ilmuwan, Unama'ki merupakan hewan yang harus dilacak untuk keperluan penelitian.

Sebagai hiu putih besar betina dewasa, dapat memberikan wawasan penting tentang pembiakan dan pembibitan hiu. Fenomena itu masih belum bisa dipecahkan secara ilmiah sehingga ilmuwan berencana melakukan penelitian lebih dalam.

Sejauh ini belum ada penelitian khusus mengenai perkembang biakan hiu putih besar.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani
dewanpers