web analytics
  

Kabupaten Bandung Barat Gagas Program Antar KTP-el

Senin, 10 Februari 2020 15:54 WIB Tri Junari

Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna mengantarkan KTP-el ke rumah warga dalam program Silayung. (Ayobandung.com/Tri Junari)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Menjawab keresahan warga dalam pelayanan administrasi kependudukan pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el), Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) meluncurkan Sistem Pelayanan Antar Langsung (Silayung).

Dengan program ini pemohon tak perlu membawa cetakan KTP-el di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), melainkan diantar petugas Disduk ke rumah pemohon.

Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna mengatakan, dalam program ini perekaman dan cetak KTP-el akan dilakukan di setiap kecamatan, kemudian setelah jadi akan diantar ke desa dan setelah itu akan diantar ke rumah pemohon KTP-el.

"Jadi warga KBB tidak perlu datang ke Kantor Disdukcapil karena itu membutuhkan waktu dan ongkos, lebih baik datang ke kecamatan," ujarnya saat ditemui usai secara simbolis mengantarkan KTP-el ke rumah warga di Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, Senin (10/2/2020).

Ia mengatakan, ide program ini diluncurkan setelah pihaknya mengetahui bahwa pembuatan KTP-el di Disdukcapil KBB banyak dikeluhkan masyarakat yang rumahnya jauh dari Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat.

"Misalnya warga dari Gunung Halu bisa menghabiskan ongkos Rp100 ribu sama makan, tapi itu tidak selesai satu hari, jadi biayanya bisa nambah lagi," kata aa umbara.

Program Silayung ini, sebetulnya merupakan program pada 2019, namun baru bisa terealisasi pada tahun ini. Sehingga sebagai tanda program ini diluncurkan, Aa Umbara yang mengantarkan langsung ke rumah warga.

"Dalam 20 hari ke depan sebanyak 74.000 KTP yang harus selesai di cetak karena hal tersebut merupakan program dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)," ucapnya.

Warga Desa Mekasari, Sindy (17) mengaku merasa terbantu dengan adanya progam Silayung ini karena ketika datang ke kantor Disdukcapil ia harus mengantre dari subuh untuk mendapatkan KTP.

"Alhamdulillah sekarang saya sudah punya KTP dan diantar langsung ke rumah oleh pak Bupati," katanya.

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers