web analytics
  

Sosialisasikan 4 Pilar, ABS Gandeng BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 9 Februari 2020 20:38 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Cimahi, Sosialisasikan 4 Pilar, ABS Gandeng BPJS Ketenagakerjaan, Agung Budi Santoso (ABS), BPJS Ketenagakerjaan, 4 pilar, berita cimahi, cimahi hari ini

Anggota DPR RI Fraksi Demokrat, Agung Budi Santoso (ABS) menggelar sosialisasi 4 pilar Berbangsa dan Bernegara di Alam Wisata Cimahi (AWC) Jalan Kolonel Masturi Kota Cimahi, Minggu (9/2/2020). (Ayobandung.com/Tri Junari)

CIMAHI UTARA, AYOBANDUNG.COM -- Anggota DPR RI Fraksi Demokrat, Agung Budi Santoso (ABS) menggelar sosialisasi 4 pilar Berbangsa dan Bernegara yang diikuti ratusan warga Kota Cimahi dan Kota Bandung di Alam Wisata Cimahi (AWC) Jalan Kolonel Masturi Kota Cimahi, Minggu (9/2/2020). 

Dalam kesempatan itu, ABS menggandeng BPJS Ketenagakerjaan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya jaminan sosial tenaga kerja baik bidang formal maupun informal.

“Kalau BPJS Kesehatan menjamin hak kesehatan masyarakat. Namun kali ini yang kami sosialisasikan adalah BPJS Ketenagakerjaan, baik penerima upah maupun pekerja mandiri sebaiknya mendaftarkan sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan,”ujarnya usai acara berlangsung.

ABS menerangkan, untuk menciptakan kehidupan berbangsa mekanisme gotong royong tercermin dalam BPJS Ketenagakerjaan. Banyak manfaat yang bisa didapat masyarakat dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

"Jaminan sosial didesain untuk memberikan ketenangan bagi warga negara dalam melakukan aktifitasnya, begitu pentingnya jaminan sosial dimiliki oleh kalangan manapun," katanya.

Khusus bagi tim yang tergabung dalam rumah aspirasi Agung Budi Santoso, setidaknya ada 142 orang diberikan BPJS Ketenagakerjaan dengan biayanya ditanggung langsung rumah aspirasi ABS.

"Harapan saya mereka yang mendapat BPJS Ketenagakerjaan mengajak masyarakat lain untuk memanfaatkan jaminan sosial. Sekarang pekerja mandiri juga bisa, misalnya pedagang kecil maupun ojek online," terangnya.

Di tempat sama, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Singgih Marsudi memaparkan, dari 80 juta pekerja di Indonesia, sekitar 52 juta atau 40%, sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan

"Sisanya kita menggandeng pemerintah dan DPR untuk mengedukasi masyarakat soal pentingnya jaminan sosial ini,” tuturnya.

BPJS Ketenagakerjaan kini memiliki pekerjaan rumah untuk mengajak 82 juta pekerja di Indonesia bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.  “82 juta itu pekerja yang formal dan sekitar 42 juta tenaga informal belum terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ungkapnya.

Menurutnya, diperlukan peran semua pihak agar mereka yang belum sadar manfaat jaminan sosial bisa mengetahui kemudian berinisiatif menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan

“Sekarang peserta cenderung masih banyak dari perusahaan, yayasan, dan masyarakat melalui wadah.  Padahal pekerja mandiri juga bisa menjadi peserta,” ungkapnya.

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers