web analytics
  

Hidup Sebatang Kara, Lansia di Cimahi Ditemukan Sudah Membusuk

Jumat, 7 Februari 2020 20:38 WIB Tri Junari

Ilustrasi -- penemuan kerangka manusia sedang duduk di sebuah rumah kosong di perumahan Jalan Sukamenak Indah, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung. (Dok. Polsek Margahayu)

CIMAHI TENGAH, AYOBANDUNG.COM -- Wim A.U Salampessy (82), pria lanjut usia yang hidup sebatang kara ditemukan tewas membusuk di kontrakannya, Jalan Panday, Babakan Nanjung, RT 03 RW 07, Kelurahan Karangmekar, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Jumat (7/2/2020).

Dari identitas yang dikantongi korban, diketahui alamat korban berasal dari Kelurahan Kalibiru, Cilincing, Jakarta Utara. Sementara korban tinggal seorang diri dua tahun terakhir di Kota Cimahi.

Sri Sumiyati (53), tetangga korban menuturkan bahwa dirinya curiga dengan rumah yang ditinggali korban menyeruak bau busuk. Ditambah, sejak beberapa hari terakhir ia tak melihat korban di luar rumah.

"Saya enggak lihat Pak Wim keluar rumahnya, ada sekitar 7 hari. Kan aneh sekali. Terus lapor pak RT," katanya.

AYO BACA : Dicekok Miras, Gadis di Cimahi Jadi Korban Rudapaksa

Merasa curiga, aparat setempat kemudian mengecek rumah kontrakan korban sekitar pukul 09.40 WIB. Ternyata lansia itu sudah tewas di ranjang kamar tidurnya dalam kondisi jasad mulai membusuk.

Dedi (47), tukang ojek langganan korban menuturkan, terakhir kali dirinya berkomunikasi dengan korban itu pada Minggu (2/2/2020). Korban memintanya dibelikan makanan.

"Biasanya memang kalau mau makan suka hubungi saya. Tapi sejak itu, udah enggak minta dibelikan makanan. Saya coba telepon tapi enggak diangkat," bebernya.

Merasa curiga, pada Kamis (6/2/2020) Dedi coba mendatangi rumah kontrakan korban. Namun, sama sekali tidak ada respons.

AYO BACA : Polres Cimahi Bekuk 2 Pelaku Penganiayaan dan Pencabulan Remaja

"Tapi saya aneh, kok kaya bau busuk. Terus kekunci dari dalam tapi sepi," katanya.

Kemudian pada Jumat (7/2/2020) pagi, barulah ia bersama warga serta pihak RT/RW mendobrak pintu rumah korban.

"Pas didobrak, didalam Pak Wim sudah meninggal. Udah membusuk," ujarnya.

Lurah Karangmekar Nur Efendi menambahkan, korban diketahui sudah sekitar dua tahun tinggal di wilayahnya. Menurut keterangan keluarganya, Wim bekerja sebagai penerjemah kitab di salah satu gereja.

"Korban diketahui tinggal sendiri. Belum menikah," ucapnya.

KBO Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi, Iptu Wasiman mengatakan, korban diperkirakan sudah meninggal sekitar enam hari. Namun untuk penyebab pastinya, pihaknya akan melakukan visum di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

"Kalau dari keterangan kerabat, tetangga, terus banyak obat di kamar, korban sepertinya punya riwayat penyakit," jelasnya.

AYO BACA : Komplotan Begal Tusuk Ojek Online di Cimahi

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

artikel lainnya

dewanpers