web analytics
  

Ingin Liburan Tapi Tak Mau Jet Lag, Begini Caranya

Jumat, 7 Februari 2020 12:54 WIB M. Naufal Hafizh

[Ilustrasi] Jet lag. (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Jet lag adalah gangguan tidur yang bisa memengaruhi seseorang yang bepergian di beberapa zona waktu.

Hal ini menjadi salah satu masalah yang kerap dialami sebagian orang ketika melakukan perjalanan jauh.

Kita semua memiliki jam internal, yaitu ritme sirkadian yang membantu mengatur waktu tidur dan bangun.

Siklus tidur bangun ini dapat terganggu jika seseorang tetap terjaga sepanjang malam atau mengikuti jadwal tidur yang tidak teratur karena kerja sif atau alasan lainnya.

AYO BACA : Jurus Joe Taslim Atasi Jet Lag Saat Syuting di Luar Negeri

Dalam kasus ini, gangguan terjadi karena perjalanan ke zona waktu yang berbeda. Menurut ahli saraf Tara Swart, setelah berada di zona waktu baru, tubuh mencoba menyesuaikan diri dengan jadwal 'gelap terang' yang berbeda.

''Di dalam otak, jet lag menyebabkan gangguan dalam sekelompok neuron yang mengendalikan kondisi mimpi. Neuron ini merasa sulit untuk menyesuaikan diri dengan siklus baru dan menjadi tidak sinkron dengan neuron lain di otak yang berhubungan dengan tidur nyenyak,” katanya.

Dilansir dari Medicaldaily, salah satu cara yang sangat disarankan untuk mengurangi gejala ini adalah dengan menggeser jadwal tidur beberapa hari sebelum bepergian. Jika kamu bepergian ke daerah timur, waktu tidurmu dapat perlahan-lahan dipindahkan lebih awal, atau sebaliknya.

Hal ini dapat membuat otak menyesuaikan secara bertahap ke zona waktu baru.

AYO BACA : Yuk Coba Masker Kunyit untuk Hilangkan Flek Hitam di Wajah

Sinar matahari juga merupakan faktor penting yang harus kamu dapat semaksimal mungkin. Menurut National Sleep Foundation, tinggal di dalam rumah dapat membuat kondisi jet lag semakin parah.

Cahaya alami dapat bertindak sebagai stimulan yang baik dan membantu dalam menggeser jam sirkadian sesuai dengan tujuan kamu berada.

Namun, ada juga beberapa hal yang dapat kamu lakukan saat berada di udara. Dr. Clayton Cowl, seorang spesialis di bidang pengobatan aerospace dan transportasi di Mayo Clinic, mencatat bahwa tempat duduk dapat membuat perbedaan besar.

Jika kamu berencana untuk tidur di atas pesawat, hindari kursi yang terletak di atau dekat dengan bagian belakang pesawat. Kemudian, hindari duduk dekat dengan area toilet karena orang cenderung pergi ke tempat ini dan kebisingan pun akan mengganggu tidurmu.

Hindari atau batasi asupan kafein dan alkohol. Kedua minuman tersebut dapat membuat dehidrasi yang akan memperburuk jet lag.

AYO BACA : Catat! Ini 4 Masker Alami Pemutih Wajah

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers