web analytics
  

Jalan Suryakencana Ditutup Selama Gelaran Bogor Street Fest

Kamis, 6 Februari 2020 11:18 WIB Husnul Khatimah

Jalan Suryakencana, Kota Bogor. (Ayobogor.com/Husnul Khatimah)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Pesta Rakyat Bogor Street Fest CGM akan digelar 8 Februari mendatang di Jalan Suryakencana, Kota Bogor. Saat acara berlangsung rencananya, Jalur Suryakencana dari arah Otista ditutup mulai pukul 12.00 WIB. 

Saat Jalan Suryakencana ditutup arus lalu lintas akan dialihkan menuju Jalan Empang dan Jalan Juanda. Penutupan tersebut termasuk jalur-jalur lain yang mengarah ke Jalan Suryakencana, seperti Jalan Pedati, Jalan Pasar, Jalan Lawang Saketeng, Jalan Ranggagading, Gang Besi, dan Gang Aut.

Kemudian dilanjutkan penutupan di simpang Jalan Sukamulya menuju Jalan Siliwangi, simpang Jalan Warban menuju Jalan Siliwangi. Untuk memfasilitasi itu, Dinas Perhubungan Kota Bogor akan memasang water barrier dan pembatas beton.

AYO BACA : Puluhan Atraksi Kesenian Siap Meriahkan Bogor Street Festival CGM 2020

“Jadi sepanjang Jalur Suryakencana dan Siliwangi (dari Gang Aut - simpang NV Sidik) steril dari kendaraan bermotor. Kami juga menempatkan anggota di titik-titik potensi kepadatan lalu lintas, seperti simpang Empang dan titik lainnya,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor Eko Prabowo, Kamis (6/2/2020).

Sementara itu Wapolresta Bogor Kota, AKBP Mohammad Arsal mengatakan untuk pengamanan pihaknya akan melibatkan jajaran TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Pemadam Kebakaran, Organisasi Masyarakat, Dinas Kesehatan dan pengamanan internal panitia.

“Dari kepolisian ada 426 personel yang diterjunkan. Tapi secara keseluruhan dalam pengamanan nanti ada 1.021 personel lintas sektoral,” ungkap Arsal. 

AYO BACA : Bogor Street Fest Gelar Bazar Sembako Murah, Cek Lokasinya

Arsal menjelaskan, ada tiga hal pokok yang akan menjadi atensi selama kegiatan berlangsung, yakni persoalan kriminalitas, terorisme, dan lalu lintas. 

“Antisipasi masalah kriminalitas, baik street crime maupun kriminalitas yang sifatnya lain-lain karena dapat mengganggu. Itu akan kita antisipasi dari sekarang tadi kami sudah sampaikan bahwa, mulai dari sekarang sudah mulai dilakukan patroli bersama 24 jam, baik TNI/Polri maupun pemerintah daerah. Kami ingin menciptakan suasana kondusif dan muncul hal-hal positif terkait dengan Kota Bogor,” ujar Arsal.

Selanjutnya, kata Arsal, dalam mengantisipasi ancaman teror, jajaran intelijen dan sebagainya juga bergerak agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. 

"Ketiga adalah permasalahan lalu lintas. Karena ini adalah event besar tentu pengisi acaranya banyak, juga penontonnya akan tumplek di sini. Tadi peserta saja sekitar 6.00 orang. Itu pasti akan menimbulkan dampak lalin seperti kemacetan dan segala macam. Kami antisipasi dengan penutupan jalur di lokasi acara dan juga pengalihan arus di beberapa ruas jalan,” bebernya.

Polisi juga mengimbau warga untuk tetap menjaga Kamtibmas dan waspada terhadap barang bawaannya masing-masing. 

"Ini adalah event yang akan sangat mengangkat potensi bagi Kota Bogor. Masyarakat dari luar Bogor itu pasti akan berbondong-bondong ke sini sehingga apabila warga bisa menampilkan identitas sebagai masyarakat yang ramah, toleran tentunya akan mengangkat potensi yang ada. Itu akan berdampak kepada ekonomi masyarakat. Kita berharap kepada masyarakat untuk mensukseskan semaksimal mungkin,” kata Arsal.

AYO BACA : Bazar Kuliner Bogor Street Fest Digelar di BTM

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers