web analytics

Kawasan Sempur Bakal Segera Ditata

clockJumat, 31 Januari 2020 09:53 WIB userHusnul Khatimah
Umum - Regional, Kawasan Sempur Bakal Segera Ditata, berita bogor, kementerian PUPR, Berita Jawa Barat, kawasan Sempur

Kepala Sub Bidang Kawasan Permukiman Wilayah II Kementerian PUPR Sulistyaning. (Ayobandung.com/Husnul)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui program Kota Ku akan menata kawasan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

"Kami sudah ke lapangan, setelah melihat lokasi ada beberapa yang bisa direalisasikan tapi memang membutuhkan teknis, seperti jembatan gantung yang sudah agak repot, TPS 3R, IPAL yang penangananya di direktorat  khusus," ujar Sulistyaning, Kepala Sub Bidang Kawasan Permukiman Wilayah II Kementerian PUPR,  Kamis (30/1/2020).

Ia mengatakan, pada prinsipnya kawasan Sempur harus di re-branding selain agar tidak kumuh juga kualitas hidup meningkat, kesehatan meningkat, bisa menjadi daya tarik dan menambah income masyarakat.

AYO BACA : Matangkan Penataan Batutulis, Pemkot Bogor Minta Masukan Budayawan

"Dan setelah penataan selesai, pengelolaan aset, pola hidup masyarakat terkait sampah, buang air limbah bisa berubah," tegasnya.

Ia menuturkan, pihaknya fokus pada perubahan wajah kawasan kumuh menjadi tidak kumuh. Bukan hanya kumuh lingkungannya tapi juga perilaku masyarakatnya harus berubah. Pasalnya jika lingkungannya sudah tidak kumuh tapi perilaku tidak berubah akan sama saja.

"Kami bangun infrastruktur setahun bisa selesai, tapi ada perilaku hidup sehat itu yang kami harapkan juga berubah," katanya.

AYO BACA : Bogor Street Fest Gelar Bazar Sembako Murah, Cek Lokasinya

Ia menjelaskan, terkait pembangunan infrastruktur masih harus dibahas lebih lanjut mengingat masih banyak hal yang perlu ditunjang, seperti persampahan, drainase, limbah, proteksi kebakaran dan lainnya.

"Infrastruktur ini untuk menjawab permasalahan kumuh. Dari kumuh ringan menjadi 0 kumuhnya," imbuhnya.

Ia menambahkan, pemilihan kawasan Sempur pun bukan tanpa alasan. Pasalnya Kelurahan Sempur dirasa paling siap untuk penataan program Kota Ku. Pelaksanaan infrastruktur tergantung kelengkapan persyaratan karena jika belum lengkap tidak bisa lelang.

"Ada syarat Rekomtek, Dana Kerohiman, Larap untuk warga terdampak, kesediaan tanah harus tanah Pemda karena nanti akan kami hibahkan ke Pemda. Target fisik selesai akhir 2020," katanya.

AYO BACA : Bawa Obat-obatan, 4 Pelajar di Bogor Akan Jalani Tes Urine

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Bappenda Cianjur Maklumi Kondisi Hotel dan Restoran Saat PPKM

Regional Jumat, 30 Juli 2021 | 20:00 WIB

Apabila pihak hotel terlambat membayar pajal tersebut, mereka dipersilakan mengajukan permohonan penundaan pembayaran.

Umum - Regional, Bappenda Cianjur Maklumi Kondisi Hotel dan Restoran Saat PPKM, Bappenda Cianjur,Kondisi Hotel,Restoran,PPKM,Keringanan Pajak,Pandemi Covid-19,penundaan pembayaran

Buntut Sidak Forkopimda dan Dewan, Dinkes Panggil Manajemen RSDH

Regional Jumat, 30 Juli 2021 | 18:50 WIB

Manajemen Rumah Sakit Dr. Hafidz dipanggil Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur.

Umum - Regional, Buntut Sidak Forkopimda dan Dewan, Dinkes Panggil Manajemen RSDH, Sidak Forkopimda,Manajemen RSDH,Dinkes,penolakan pasien Covid-19,dokter spesialis berstatus PNS nyambi,Cianjur,Buntut Inspeksi

Lagi, Dua Ular Sanca Kembang dan Telurnya Diamankan di Purwakarta

Regional Jumat, 30 Juli 2021 | 15:29 WIB

Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Purwakarta kembali melakukan pencarian u...

Umum - Regional, Lagi, Dua Ular Sanca Kembang dan Telurnya Diamankan di Purwakarta, Ular Sanca Kembang,Penemuan ular Purwakarta,Purwakarta,DPKPB Purwakarta

Sukabumi Diguncang Gempa Magnitudo 2,6

Regional Jumat, 30 Juli 2021 | 15:25 WIB

Peristiwa alam itu juga dikabarkan pada unggahan Kepala bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimato...

Umum - Regional, Sukabumi Diguncang Gempa Magnitudo 2,6, gempa sukabumi,gempa tektonik,BMKG,Sesar Cimandiri,Sukabumi

Update Kasus Covid-19 Jabar: Pangandaran Paling Rendah

Regional Jumat, 30 Juli 2021 | 10:53 WIB

Kasus Covid-19 di Jawa Barat (Jabar) sebanyak 597.991 kasus setelah bertambah 7.519 kasus pada Jumat, 30 Juli 2021.

Umum - Regional, Update Kasus Covid-19 Jabar: Pangandaran Paling Rendah, Covid-19 Jabar,Kasus Covid-19 Jabar,Data covid-19 jabar,data covid-19 jabar hari ini,Data Covid-19 Jabar terbaru,Update Data Covid-19 Jabar

Jabar Kehilangan Rp20 Miliar Sehari Selama PPKM Darurat

Regional Jumat, 30 Juli 2021 | 10:51 WIB

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengungkapkan kalau semua mengalami kehilangan pendapatan walaupun nilainya berbeda-beda. Ri...

Umum - Regional, Jabar Kehilangan Rp20 Miliar Sehari Selama PPKM Darurat, Ridwan Kamil,ppkm darurat jabar,PPKM Darurat,PPKM Darurat Adalah,PAD Jabar

Dialog Pelaku Usaha Jabar dan Sandiaga Uno Hasilkan 7 Poin Kesimpulan

Regional Jumat, 30 Juli 2021 | 09:33 WIB

Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Jawa Barat membeberkan hasil dialognya dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreat...

Umum - Regional, Dialog Pelaku Usaha Jabar dan Sandiaga Uno Hasilkan 7 Poin Kesimpulan, Menparekraf Sandiaga Uno,Sandiaga Uno,PHRI Jawa Barat,pelaku usaha parekraf Jabar,Bendera Putih

Kisah Pemulasara Covid-19 Perempuan, Tak Jarang Pulang Subuh Setelah M...

Regional Jumat, 30 Juli 2021 | 06:41 WIB

Petugas pemulasara Covid-19 makin sibuk dari hari ke hari. Hal ini dirasakan Hari Nuryani, seorang pemulasara mayat pasi...

Umum - Regional, Kisah Pemulasara Covid-19 Perempuan, Tak Jarang Pulang Subuh Setelah Mengurus Mayat, pemulasara covid-19,kisah pemulasara covid-19,COVID-19,Kisah Covid-19
dewanpers
arrow-up