web analytics
  

7 Cara Mengatasi Rambut Wanita Berjilbab yang Rentan Rontok

Kamis, 30 Januari 2020 16:22 WIB
Gaya Hidup - Sehat, 7 Cara Mengatasi Rambut Wanita Berjilbab yang Rentan Rontok, Cara Mengatasi Rambut rontok, rambut rontok, rambut wanita, rambut berjilbab, rambut hijab, ketombe kerudung, ketombe jilbab, jilbab Rontok,

[Ilustrasi] Perempuan berjilbab. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Perempuan yang berjilbab berisiko mengalami berbagai masalah rambut, salah satunya rambut rontok.

Salah satu pemicunya adalah kondisi rambut yang selalu tertutup. Hal ini membuat kondisi kulit kepala lembap. Selain memicu ketombe dan menimbulkan rasa gatal, batang rambut jadi lebih rapuh dan mudah rontok.

Lalu, bagaimana solusi untuk mengatasi rambut rontok di kalangan wanita berjilbab? Simak 7 tips berikut ini, dilansir dari Suara.com, Kamis (30/1/2020).

1. Jangan malas menyisir rambut

Menyisir membantu merapikan rambut, mencegahnya kusut, dan membantu merangsang sirkulasi darah ke kulit kepala. Jika sirkulasi darah lancar, batang rambutmu akan ternutrisi dengan baik sehingga tak mudah rontok.

2. Pastikan rambut benar-benar kering saat memakai jilbab

Rambut yang basah saat ditutup jilbab akan membuatnya apek. Selain itu, tindakan itu akan membuat rambut berketombe dan rontok karena digaruk.

3. Hindari mengikat rambut terlalu kencang

Tak usah mengikat rambut terlalu kencang. Hal itu hanya akan membuat batang rambut tertarik dari akarnya, juga membuat batang rambut melemah dan gampang rontok.

4. Gunakan sampo khusus

Gunakan sampo yang sesuai dengan kondisi rambut dan kulit kepalamu. Selain pertimbangkan untuk menggunakan sampo khusus rambut rontok, kamu bisa pilih sampo antiketombe jika kulit kepalamu cenderung berminyak dan gatal.

5. Rutin merawat rambut dengan masker

Masker rambut bisa memperbaiki kondisi batang rambut. Selain bisa melakukannya di salon, kamu bisa melakukannya sendiri di rumah. Jangan lupa, pijat-pijat kulit kepalamu untuk membantu menyirkulasikan vitamin ke seluruh permukaan kulit kepala dan helai rambut. Lakukan perawatan ini seminggu sekali.

6. Gerai rambut saat di rumah

Istirahatkan rambut Anda ketika berada di rumah dengan cara menggerainya. Rambutmu sudah seharian penuh diikat dan tertutup jilbab saat bepergian. Jadi, tak ada salahnya menggerainya saat kamu di rumah atau ketika tidur.

7. Pilih jilbab dengan bahan yang adem dan sejuk

Sama seperti kamu memilih bahan pakaian, pastikan memilih jilbab berbahan adem, yang memungkinkan terjadinya sirkulasi udara.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Takut Jarum Suntik Bawa Ragam Kerugian

Sehat Minggu, 28 Februari 2021 | 11:30 WIB

Banyak kerugian bila masih takut atau trauma dengan jarum suntik. Padahal banyak pengobatan, misalnya vaksinasi, yang ha...

Gaya Hidup - Sehat, Takut Jarum Suntik Bawa Ragam Kerugian , jarum suntik,phobia jarum suntik,trauma jarum suntik,takut jarum suntik

Biar Rasa Takut Berkurang saat Disuntik, Lakukan Hal Ini!

Sehat Minggu, 28 Februari 2021 | 10:41 WIB

Berbicara divaksin, memang masih ada orang-orang yang enggan menerima karena khawatir dengan efek sampingnya. Namun sebe...

Gaya Hidup - Sehat, Biar Rasa Takut Berkurang saat Disuntik, Lakukan Hal Ini!, jarum suntik,takut jarum suntik,Vaksinasi Covid-19,agar tak takut disuntik

Ini Makanan yang Harus Dikonsumsi dan Dihindari Penderita Asam Urat

Sehat Sabtu, 27 Februari 2021 | 22:15 WIB

Ini Makanan yang Harus Dikonsumsi dan Dihindari Penderita Asam Urat

Gaya Hidup - Sehat, Ini Makanan yang Harus Dikonsumsi dan Dihindari Penderita Asam Urat, Asam Urat,Penderita asam urat,meredakan asam urat,makanan yang aman dikonsumsi penderita asam urat,makanan dihindari asam urat,makanan asam urat,obat asam urat

Tanda Tubuh Sensitif Terhadap Kafein atau Kopi

Sehat Sabtu, 27 Februari 2021 | 10:54 WIB

Sensitif kafein adalah kondisi saat seseorang merasakan dampak pada tubuh, meskipun jumlah yang dikonsumsi sangat sediki...

Gaya Hidup - Sehat, Tanda Tubuh Sensitif Terhadap Kafein atau Kopi, Tanda Tubuh Sensitif,Sensitif kafein,efek kafein,penyebab insomia,kinerja kafein,Tanda dan gejala sensitif kafein,Sakit Kepala,peningkatan detak jantung,gejala peningkatan detak jantung,riwayat sakit jantung,Serangan Jantung

Studi: Orang yang Suka Posting Quote Bijak Punya IQ Lebih Rendah

Sehat Sabtu, 27 Februari 2021 | 10:22 WIB

sebuah penelitian menemukan, orang yang menyukainya dan senang membagikannya di media sosial memiliki tingkat kecerdasan...

Gaya Hidup - Sehat, Studi: Orang yang Suka Posting Quote Bijak Punya IQ Lebih Rendah, quote bijak,kata-kata bijak,Intelligence quotient (IQ),Ciri IQ rendah,kutipan motivasi,tes IQ,pencinta kutipan inspirasional,kutipan bijak

Hati-hati, Kaum Muda Juga Bisa Kena Hipertensi

Sehat Sabtu, 27 Februari 2021 | 08:58 WIB

Usia muda biasanya masuk dalam kategori hipertensi sekunder yang terjadi akibat penyebab tertentu

Gaya Hidup - Sehat, Hati-hati, Kaum Muda Juga Bisa Kena Hipertensi, Hipertensi,darah tinggi,penyempitan pembuluh darah,Tekanan Darah,penyebab hipertensi,penderita penyakit hipertensi,tekanan darah tinggi,penyakit tidak menular,pola makan tidak sehat,pola hidup,gaya hidup sehat

Kenali 6 Gejala Penyakit Jantung yang Muncul secara Halus

Sehat Sabtu, 27 Februari 2021 | 08:31 WIB

Banyak orang tidak mengenali gejala halus dan ringan dari penyakit kardiovaskular atau jantung.

Gaya Hidup - Sehat, Kenali 6 Gejala Penyakit Jantung yang Muncul secara Halus, gejala penyakit jantung,Serangan Jantung,Pembengkakan Kaki,sesak napas,otot jantung melemah,kerusakan jaringan jantung,nyeri dada,masalah jantung,tanda penyumbatan jantung,Jantung Berbedar,Sakit Rahang

Cara Hindari Infeksi Parah Covid-19 bagi Pasien Diabetes

Sehat Sabtu, 27 Februari 2021 | 07:24 WIB

Penderita diabetes tipe 2, salah satu kelompok yang berisiko menderita penyakit parah jika terinfeksi virus corona Covid...

Gaya Hidup - Sehat, Cara Hindari Infeksi Parah Covid-19 bagi Pasien Diabetes, Pasien diabetes,Cara Hindari Infeksi Parah Covid-19,Penderita Diabetes,COVID-19,virus corona,Kadar gula darah,diabetes yang tidak terkontrol,infeksi virus,Kadar gula darah tinggi,Pasien Covid-19

artikel terkait

dewanpers