web analytics
  

Kenang Kematian Bayinya, Perempuan Ini Sumbang ASI Tolong Bayi Lain

Selasa, 28 Januari 2020 13:07 WIB

[Ilustrasi] Ibu menyusui. (Pexels)

"Aku tidak bisa menyelamatkan hidup Samuel, tapi mungkin aku bisa menyelamatkan hidup bayi lain," tulisnya.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Sierra memiliki cara yang sangat mengharukan untuk mengenang kematian bayinya, yakni menyumbangkan ASI-nya untuk menolong bayi lain. Hal itu didukung oleh suaminya, Lee Stratfield.

Dilansir dari Times of India, Selasa (28/1/2020), saat pasangan ini mengetahui bahwa bayi mereka menderita masalah genetik yang disebut Trisomy 18, mereka segera menyiapkan diri untuk kemungkinan terburuk, bayi mereka mungkin tidak dapat hidup bahkan untuk sehari pun.

Meski merasa hancur dan sedih, mereka memutuskan untuk terus melanjutkan kehamilan dan menghabiskan semua waktu yang mereka miliki agar bisa bersama dengan bayi mereka.

Sementara itu, banyak bayi yang menderita diagnosis yang sama meninggal di dalam rahim, bayi mereka, yang mereka beri nama Samuel dilahirkan sebelum waktunya dan berhasil bertemu dengan orang tuanya walau hanya beberapa jam saja.

Samuel dilahirkan melalui operasi caesar darurat pada 5 September 2019 dan hidup kurang dari tiga jam. Namun, bagi pasangan ini, waktu tersebut benar-benar sangat berarti.

Setelah kepergian Samuel, Sierra memutuskan melakukan sesuatu yang besar dan bermanfaat bagi bayi lainnya. Beberapa bulan setelah melahirkan Samuel, dia memutuskan menyumbangkan ASI-nya untuk bayi lain yang membutuhkan.

Pada 13 November 2019, yang seharusnya menjadi tanggal kelahiran putranya, Sierra menyumbangkan kantong-kantong ASI ke bank ASI terdekat untuk mengenang Samuel.

Kantong-kantong ASI itu dia kumpulkan selama 63 hari berturut-turut setelah kepergian Samuel. Sierra memompanya secara rutin. Baginya, cara ini adalah cara terbaik untuk mengenang sang putra.

Dia juga berbagi pesan yang emosional dan menyentuh hati, berbicara tentang pengalaman itu. Dalam media sosialnya, Sierra mengatakan bahwa keputusan untuk menyumbangkan ASI adalah salah satu cara untuk berhubungan dengan bayinya, sekaligus bisa menyelamatkan hidup seseorang.

Dalam unggahan media sosialnya, Sierra menulis, "Aku tidak bisa menyelamatkan hidup Samuel, tapi mungkin aku bisa menyelamatkan hidup bayi lain, aku tidak bisa mengendalikan diagnosis Samuel. aku  tidak bisa mengendalikan hidupnya atau kematiannya, tetapi aku bisa mengendalikan apa yang bisa kulakukan sesudahnya.”

"Itu adalah perasaan yang baik, mengetahui bahwa aku akan membantu orang lain yang membutuhkan, tetapi ini juga sangat emosional," katanya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers