web analytics
  

Calon Kades dan Panitia Kebingunan Jika Ditemukan Pelanggaran

Senin, 27 Januari 2020 15:33 WIB Muhammad Ikhsan
Umum - Regional, Calon Kades dan Panitia Kebingunan Jika Ditemukan Pelanggaran, Calon Kades, pilkades cianjur, money politic, politik uang, Panitia pilkades, Pelanggaran pilkades,

Calon kepala desa di salah satu wilayah Kabupaten Cianjur. (Ayobandung.com/Muhammad Ikhsan)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM — Para calon kepala desa maupun panitia pemilihan kepala desa serentak di Kabupaten Cianjur kebingungan jika ada kecurangan dalam pilkades.

Dalam pilkades yang akan digelar 23 Februari 2020 itu, mereka belum menerima informasi tindak lanjut jika terbukti ada pelanggaran.

Kebingungan itu dikatakan Hadi, Calon Kades Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, mengatakan, dirinya beserta kawan-kawan sesama calon kades, misalnya jika ditemukan money politik.

“Kami hanya tahu kalau ada pelanggaran lapor saja ke BPD ke desa masing-masing, karena ditetapkan sebagai pengawas Pilkades. Namun tindak lanjut maupun sanksi yang diberikan tidak jelas harus ke mana, pihak kepolisian atau ke Badan Pemberdayaan Masyarakat Deda (BPMD) Cianjur sebagai penitia Pilkades tingkat kabupaten,” tuturnya.

Hadi menjelaskan, dirinya pernah menanyakan kepada salah seorang polisi perihal persoalan tersebut. Namun, jawabannya mengambang karena bukan bagian polisi.

“Kalau saya baca perbup tentang pilkades, tidak ada tertera tindak lanjut atau sanksi jika ditemukan pelanggaran,” katanya.

Sementara itu, Gani Aris, panitia pilkades Desa Maleber mengatakan, akan segera berkonsultasi dengan panitia lainnya dan berkordinasi dengan BPD maupun perangkat kecamatan.

“Saya belum bisa menjawab mengenai masalah itu, tetapi akan melalukan konsolidasi dengan panitia serta berkordinasi dengan pihak kecamatan,” tuturnya.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers