web analytics
  

Tak Hanya di Bandung, Harga Cabai di Indramayu Juga Tembus Rp100.000 per Kg

Jumat, 24 Januari 2020 08:11 WIB Erika Lia

Cabai rawit yang mengalami kenaikan harga di Indramayu. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

INDRAMAYU, AYOBANDUNG.COM -- Harga cabai rawit di Kabupaten Indramayu semakin pedas. Konsumen dan pedagang pun mengeluhkannya.

Kenaikan Harga cabai rawit rata-rata dua kali lipat dari harga sebelumnya. Di Pasar Baru Indramayu, cabai rawit kini dihargai Rp100.000 per kg.

"(Kenaikan harga) lumayan cepat, sudah semingguan ini. Sebelumnya masih Rp50.000 per kg," ungkap seorang pedagang, Opik, Kamis (23/1/2020).

Untuk cabai rawit merah, kini dihargai Rp80.000 per kg dari Rp40.000 per kg. Sementara, cabai rawit hijau kini Rp36.000 per kg dari Rp28.000 per kg.

Selain cabai, sayuran lain pun naik harga, salah satunya wortel. Sebelumnya, wortel seharga Rp12.000 per kg dan kini naik menjadi Rp14.000 per kg.

Lain halnya dengan cabai rawit, harga bawang merah justru lebih ramah. Bawang merah misalnya, kini Rp28.000 per kg dari sebelumnya Rp35.000 per kg.

Pedagang menyebut, kenaikan harga komoditi sayuran sudah terjadi sejak di tingkat pemasok. Musim hujan diduga menyebabkan pasokan dari daerah penghasil, seperti Bandung maupun Jawa Tengah, berkurang.

"Kalau musim hujan biasa sih, sayuran pasti pada naik (harga). Soalnya kan merawatnya susah, tanaman cepat busuk," terangnya.

Meski terbilang biasa terjadi, Opik mengaku, tetap saja merugi. Rata-rata pembeli mengurangi kuantitas belanjaannya.

Akibatnya, rata-rata barang dagangan penjual sayuran tak bisa lekas habis. Bila dibiarkan terlalu lama, barang yang tak habis pun akan busuk.

"Makanya, saya sih nggak jualan banyak-banyak juga, daripada nanti nggak habis dan jadi busuk," tuturnya.

Sementara itu, kenaikan Harga cabai dikeluhkan kaum ibu dan pedagang masakan. Mereka rata-rata menjadikan cabai sebagai pelengkap makanan.

"Suami suka masakan pedas, jadi saya biasanya bikin sambal. Tapi, Harga cabai mahal jadi nggak bisa bikin sambal banyak-banyak," ungkap seorang ibu di Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Tri.

Seorang pedagang ayam goreng dan pecel lele di lokasi yang sama, Yadi mengaku, tak menaikkan harga jualannya pasca kenaikan Harga cabai.

"Modalnya sih tetap, keuntungan memang jadi lebih kecil. Tapi, biar saja daripada pembeli makin sedikit karena harganya dinaikkan," ungkapnya.

Sebelumnya, Harga cabai rawit merah di Kota Bandung juga tengah mengalami kenaikan. Di sejumlah pasar, harga satu kilogram cabai rawit merah mencapai Rp100.000

Salah satunya di Pasar Simpang Dago. Berdasarkan pantauan Ayobandung.com, Rabu (22/1/2020), Harga cabai rawit merah di sejumlah kios pasar rata-rata berkisar di angka Rp100.000 per kilogram. Namun, kenaikan harga tersebut tak berlaku bagi cabai hijau.

Salah satu pedagang, Rianto (35) mengatakan, hara normal cabai rawit merah rata-rata berada di angka Rp50.000 hingga Rp70.000 per kilogram. Sementara Harga cabai hijau saat ini berada di kisaran Rp30.000-Rp 40.000 per kilogram dan tidak mengalami kenaikan signifikan.

"Harga cabai hijau normal, tidak akan lebih dari Rp40.000. Harga yang naik hanya (cabai) yang merah-merah termasuk rawit merah," ungkapnya.

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers