web analytics
  

bank bjb syariah Perkuat Potensi Haji dan Umrah di tahun 2020

Kamis, 23 Januari 2020 15:01 WIB Dadi Haryadi

Kegiatan media gathering bank bjb syariah di Bandung. (Ist)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- bank bjb syariah berhasil mencatatkan pertumbuhan positif sepanjang tahun 2019 dengan membukukan laba bruto sebesar Rp42,4 miliar dan peningkatan aset menjadi Rp7,7 triliun. Peningkatan aset tersebut didorong pertumbuhan dana pihak ketiga yang terealisasi sebesar Rp5,7 triliun.

Pertumbuhan diatas juga didukung dari sektor pembiayaan yang mampu menyalurkan Rp5,4 triliun sepanjang tahun 2019. Adapun komposisi pembiayaan berasal dari segmen produktif sebesar 32% dan konsumtif 68%.

Serangkaian strategi tengah dijalankan agar tren positif bank bjb syariah di tahun 2020 dapat terus berlanjut dan meningkat. Salah satu fokus yang dipersiapkan bank bjb syariah adalah dengan memperkuat dan menggarap potensi dari pelaksanaan ibadah haji dan umrah.

bank bjb syariah sendiri telah ditunjuk oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) untuk menjadi Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaran Ibadan Haji (BPS-BPIH) pada awal tahun 2019 lalu. Selanjutnya selain itu, bank bjb syariah telah ditunjuk sebagai Bank Penerima Setoran Biaya Perjalanan Ibadah Umrah (BPS-BPIU) oleh Kementerian Agama.

Hal tersebut merupakan langkah yang tepat mengingat Provinsi Jawa Barat memiliki potensi besar. Saat ini, Jabar berada di peringkat pertama sebagai daerah dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di Indonesia. Satu alasan yang menjadikan sistem ekonomi berbasis syariah berpotensi besar untuk dapat tumbuh berkembang.

AYO BACA : bjb syariah Ikut Sukseskan Pembiayaan Program Sejuta Rumah

"Potensi ekonomi syariah untuk tumbuh di Jawa Barat sangat besar karena adanya kesadaran masyarakat. Jabar sendiri memiliki potensi jemaah sebesar 150.000 setiap tahunnya. Untuk itu, bank bjb syariah menargetkan sebanyak 2.700 jemaah umrah per tahun," ujar Direktur Utama bank bjb syariah Indra Falatehan, Kamis (23/1/2020).

Meningkatnya tren haji dan umrah juga dipengaruhi oleh adanya experience spending. Fenomena ini terbentuk akibat daya beli masyarakat yang semakin membaik dan meningkatnya minat ibadah serta gaya hidup islami. Terlebih angka pemberangkatan haji dan umrah di Jabar menunjukan grafis peningkatan di setiap tahunnya.

Namun Indra percaya bahwa prinsip ekonomi syariah tidak semata perihal mengikuti tren. "Pada prinsipnya ada keberkahan ibadah dan ketenangan hati yang menjadi tujuan utama dari nilai-nilai syariah," ujar Indra.

Dalam realisasinya, bank bjb syariah menyediakan beragam produk dan layanan yang menunjang praktik ibadah haji umrah, salah satunya adalah aplikasi SISKOPATUH yang berperan sebagai media pembayaran biaya perjalanan dan asuransi, di mana SISKOPATUH adalah aplikasi milik Kementerian Agama yang berperan dalam mengawasi dan meningkatkan layanan umrah.

Selain itu, bank bjb syariah juga menyediakan Tabungan Haji iB Maslahah yang merupakan produk khusus untuk persiapan biaya ibadah haji. Tabungan Haji iB Maslahah dikelola secara profesional dan aman sesuai prinsip syariah.

AYO BACA : Strategi bank bjb syariah di Tahun 2020

Produk ini juga dilengkapi dengan layanan online Siskohat (Sistem Koordinasi Haji Terpadu) sehingga memungkinkan jemaah mendapatkan kepastian keberangkatan dari Departemen Agama setelah saldo tabungan haji telah memenuhi nominal persyaratan.

Selain Haji dan Umrah, pada Tahun 2020 pun bank bjb syariah akan fokus menggarap sektor Pendidikan dan Jasa Kesehatan.

Penguatan kualitas layanan IT melalui Implementasi ISO 20000

Selain fokus pada potensi haji dan umrah, Direktur Operasional dan Bisnis bank bjb syariah Dadang Iskandar untuk mendorong pertumbuhan di era digital banking, bank bjb syariah berkomitmen untuk menjadikan layanan teknologi informasi memiliki peran penting dalam menopang bisnis perseroan.

Saat ini, bank bjb syariah telah mendapatkan Sertifikasi ISO 20000-1:2011 IT Service Management System. "Implementasi ISO 20000-1:2011 sangat diperlukan dalam rangka meningkatkan kualitas dan kehandalan layanan TI kepada nasabah sehingga diharapkan dapat meningkatkan pelayanan yang optimal bagi nasabah dan stakeholder bank bjb syariah, Ujar Dadang.

Selain itu, Dadang menambahkan peningkatan layanan TI di bank bjb syariah untuk mempersiapkan pengembangan bisnis dalam rangka menghadapi tantangan era digital yang saat ini semakin berkembang pesat sehingga dengan adanya Sertifikasi ISO 20000-1:2011 IT Service Management System bank bjb syariah mampu masuk dalam persaingan pasar ekonomi digital.

AYO BACA : bjb syariah Raih Dua Penghargaan Prestisius Anugerah Syariah Republika

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

artikel lainnya

dewanpers