web analytics
  

Hasil Tes Akademik Balon Kades Tak Memuaskan, Warga Waringinsari Cianjur Ngamuk

Kamis, 23 Januari 2020 13:17 WIB Muhammad Ikhsan
Umum - Regional, Hasil Tes Akademik Balon Kades Tak Memuaskan, Warga Waringinsari Cianjur Ngamuk, kades di cianjur, pilkades cianjur, kecamatan takokak, desa waringinsari cianjur

Aparat Kecamatan Takokak. (ayocianjur.com/Muhammad Ikhsan)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Dampak pelaksanaan tes akademik bakal calon (balon) kepala desa pada pilkades serentak yang akan digelar 23 Februari nanti mulai terlihat. Saat ini muncul adanya gejolak ketidakpuasan lantaran balon kades yang diusung merupakan putra daerah tidak lolos tes akademik.

Gejolak tersebut berujung pada protes saat penetapan calon kades dan pengundian nomor urut para kontestan di Desa Waringinsari Kecamatan Takokak, Senin (21/1/2020). Pendukung calon kades yang gugur tes akademik melakukan aksi protes hingga pembakaran kayu dan sepeda motor bekas.

Informasi yang dihimpun, kejadian ini berawal dari ketidakpuasan warga terhadap calon kades yang akan pentas di Pilkades yang dianggap bukan putra daerah.

AYO BACA : 248 Calon Kades di Cianjur Tanda Tangani Pakta Integritas

Camat Takokak Aziz Muslim mengatakan, gejolak ini timbul karena kekecewaan terhadap calon yang diusungnya tidak lolos seleksi tes akademik. Bahkan calon kades yang lolos dianggap bukan putra daerah.

“Mungkin ada kekecewaan dari warga, karena ada petahan yang tidak lolos. Padahal sudah dijelaskan seleksinya sudah sesuai aturan,” katanya.

Beruntung aparat kepolisian bertindak cepat menangani kejadian tersebut. Para pelaku pembakaran sudah diamankan dan dilakukan dialog dengan beberapa tokoh masyarakat setempat agar kejadian tersebut tidak terulang lagi.

AYO BACA : Calon Bupati Cianjur dan Beppenda Jadi Korban Advertising

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto mengatakan kisruh soal Pilkades di Desa Waringinsari, Kecamatan Takokak, sudah ditangani.

"Sudah clear semuanya, para pelaku sudah diamankan di Polres Cianjur untuk dimintai keterangan," ujar Juang dihadapan wartawan.

Para pelaku pembakaran sepeda motor sudah diamankan guna dimintai keterangan. Bahkan untuk memberikan efek jera, para pelaku diminta membuat video klarifikasi dan permintaan maaf kepada warga Desa Waringinsari.

Kepala BPMD Kabupaten Cianjur Ahmad Danial mengaku bakal menggali informasi dari panitia dan pemerintah kecamatan sebelum mengeluarkan keputusan.

"Kami dalami dulu, supaya nanti ada solusi terbaik dan putusannya bisa diterima oleh semua pihak," tandasnya.

AYO BACA : Sidang Demo Mahasiswa di Cianjur, Keluarga Korban Ingin Pelaku Dihukum Berat

Editor: Rizma Riyandi
dewanpers