web analytics
  

Saudara Kandung Bocah Korban Kekerasan Orang Tua Akan Dimasukkan Panti

Rabu, 22 Januari 2020 17:22 WIB Mildan Abdalloh
Bandung Raya - Bandung, Saudara Kandung Bocah Korban Kekerasan Orang Tua Akan Dimasukkan Panti, Saudara Kandung, Bocah, Korban, kekerasan terhadap anak, Kekerasan Orang Tua, Panti asuhan, lumpuh, pangalengan,

[Ilustrasi] Kekerasan terhadap anak. (Pixabay)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Tiga saudara kandung MR, bocah 7 tahun yang mengalami disabilitas setelah dianiaya orang tuanya akan dimasukkan ke panti asuhan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung Nina Setiana mengatakan, saat ini tiga saudara kandung MR diurus sanak keluarga, mengingat orang tuanya masih menjalani hukuman.

"Kekhawatiran kami, saudara kandung MR ke depannya tidak ada yang mengurus. Karena kan orang tuanya masih tersangkut masalah hukum," tutur Nina, Rabu (22/1/2020).

AYO BACA : Jokowi Sebut Kasus Kekerasan Anak Seperti Fenomena Gunung Es

Oleh karena itu, Dinas Sosial berencana membawa ketiga saudara kandung MR ke panti asuhan.

"Kami sedang mencari panti untuk menampung mereka. Sebenarnya sudah ada panti yang siap, tinggal prosesnya saja," katanya.

Dengan dibawa ke panti asuhan, saudara kandung MR bisa memiliki kesempatan lebih baik, terutama dalam pendidikan.

AYO BACA : Becermin dari Kasus Reynhard, Ini Pentingnya Pendidikan Seks Sejak Dini

"Mereka kan harus sekolah," ucapnya.

MR saat ini diurus oleh orang tua angkat bernama Alit. Pemkab Bandung, kata Nina, akan mencari sumber bantuan untuk kebutuhan sehari-hari.

"Alit akan dibantu modal usaha, hasilnya untuk mencukupi kebutuhan MR," katanya.

MR merupakan seorang bocah yang menjadi korban kekerasan orang tuanya. Akibatnya, warga Pangalengan, Kabupaten Bandung, tersebut mengalami kelumpuhan karena otaknya terganggu.

AYO BACA : Kasus Kekerasan Seksual di Cirebon Masih Tinggi

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers