web analytics
  

Takut Berkumpul dengan Keluarga, Mungkin Kamu Alami Fobia

Rabu, 22 Januari 2020 17:09 WIB
Gaya Hidup - Sehat, Takut Berkumpul dengan Keluarga, Mungkin Kamu Alami Fobia, fobia aneh, Takut, kumpul keluarga, rasa takut, malas kumpul keluarga, ciri-ciri Fobia, fobia sosial,

[Ilustrasi] Takut berkumpul dengan keluarga. (Pixabay/Ambermb)

Penyebab takut berkumpul dengan keluarga bisa terjadi karena pertanyaan personal yang tidak nyaman seperti kapan menikah, sudah punya anak, dan lain-lain.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Pernahkah Anda ogah-ogahan, takut, maupun cemas saat datang ke acara keluarga seperti arisan? Hati-hati, bisa jadi Anda mengalami fobia sosial.

Perasaan takut dan cemas karena fobia sosial rentan muncul saat acara keluarga. Salah satu alasannya adalah todongan pertanyaan personal yang tidak nyaman seperti, kapan menikah, sudah punya anak, dan lain-lain.

AYO BACA : Fobia terhadap Hujan dan 5 Ketakutan Lainnya yang Aneh

Dilansir Bustle, perasaan takut dan cemas tersebut dikenal dengan istilah social anxiety, yang artinya gangguan kecemasan sosial atau yang biasa dikenal dengan fobia sosial.

Sebagai salah satu gangguan jiwa, fobia sosial ternyata telah menjadi masalah mental ketiga terbesar yang dialami oleh masyarakat di Amerika Serikat.

Dijelaskan Direktur Klinis New Method Wellness, DeAnna Jordan, fobia sosial berupa rasa takut dan cemas di kerumunan umum terjadi pada orang berkepribadian introver. Salah satu alasan munculnya fobia sosial adalah ketakutan masa lalu atau pemikiran yang terdistorsi tentang apa yang dipikirkan orang lain.

AYO BACA : Aneh, Pemain Bola Ini Fobia Masuk Lift

"Perasaan negatif akan dinilai, dikritik, atau dilihat oleh orang lain dan bersifat persisten serta mengganggu kehidupan, baik secara akademis, profesional, dan sosial," kata Jordan.

Jordan juga menambahkan, rasa takut dan cemas karena fobia sosial tidak dapat dihilangkan dengan mudah. Beberapa orang mengalami hal yang disebut serangan panik, yang bisa membutuhkan bantuan darurat.

Lebih lanjut, The National Institute of Mental Health (NIMH) menjelaskan, fobia sosial dapat melampaui rasa malu. Hal tersebut ditandai dengan rasa takut yang besar akan dihakimi oleh orang lain, hingga menghindar dari orang lain.

Bila fobia sosial terjadi, Anda hanya harus bersikap tenang. Bila tidak bisa dikendalikan, satu-satunya hal yang harus Anda lakukan adalah keluar dari kerumunan hingga cemas dan takut hilang.

Jika cemas dan takut karena fobia sosial sudah mengganggu kehidupan sehari-hari, jangan ragu meminta bantuan profesional seperti psikolog atau psikiater.

AYO BACA : Siswi Muslim Jadi Sasaran Serangan Islamfobia di Inggris

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers