web analytics
  

Komentar Ridwan Kamil Soal Sunda Empire dan Kesultanan Selaco

Senin, 20 Januari 2020 18:01 WIB Nur Khansa Ranawati
Umum - Regional, Komentar Ridwan Kamil Soal Sunda Empire dan Kesultanan Selaco, Komentar, Ridwan Kamil, Sunda Empire, Kesultanan Selaco,

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil angkat suara soal maraknya pemberitaan keberadaan Sunda Empire hingga Kesultanan Selaco belakangan ini. (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)

COBLONG, AYOBANDUNG.COM -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil angkat suara soal maraknya pemberitaan keberadaan Sunda Empire hingga Kesultanan Selaco belakangan ini. Dia mengatakan, kemunculan fenomena tersebut adalah hal yang memprihatinkan.

Para pendirinya disebut sebagai pihak yang hanya menjual romantisme sejarah untuk menggaet eksistensi semata.

AYO BACA : [Wawancara Khusus] Petinggi Sunda Empire Sebut Markasnya Seluruh Kota Bandung

"Saya kira ini adalah fenomena sosial di masyarakat di mana masih banyak orang yang menjual romantisme sejarah untuk esksistensinya," ungkapnya ketika ditemui di kampus ITB, Jalan Ganesha Bandung, Senin (20/1/2020).

"Dan yang membuat priharin adalah orang yang memercayainya," ujarnya.

AYO BACA : [Wawancara Khusus] Petinggi Sunda Empire: Yang Tidak Setuju Silakan Mati

Emil, sapaan akrabnya, mengatakan, fenomena tersebut dapat dijadikan ajang intropeksi bagi seluruh masyarakat. Terutama agar masyarakat dapat menyalurkan energinya kepada hal-hal yang positif dan produktif.

"Ini sebuah introspeksi agar kita bersemangat menjadi manusia cerdas, bermanfaat, bukan sekadar (memanfaatkan) simbol-simbol yang sebenarnya tidak ada, bukan berdasarkan kebenaran," ungkapnya.

Dia menilai, keduanya tidak tercatat dalam sejarah. Dengan begitu, hal-hal yang diklaim oleh Sunda Empire hingga Selaco dianggap tidak berdasar pada kebenaran.

"Karena kalau keraton legal, dalam sejarah tercatat dan pasti ikut ke dalam forum keraton-keraton Nusantara yang ketuanya Pangeran Arif dari Cirebon. Selama enggak gabung dengan mereka, ya kita duga itu masih ngarang-ngarang," katanya.

"Nanti kita selidiki," tambahnya.

AYO BACA : [Wawancara Khusus] Petinggi Sunda Empire: Daerah Teritorial Kami Seluruh Dunia

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers