web analytics
  

Viral Fatwa Sterilisasi Masjid Tempat Pengungsi Tamansari, Begini Penjelasan MUI

Senin, 20 Januari 2020 14:02 WIB
Bandung Raya - Bandung, Viral Fatwa Sterilisasi Masjid Tempat Pengungsi Tamansari, Begini Penjelasan MUI, tamansari, penggusuran tamansari, rumah deret tamansari, korban penggusuran tamansari, polisi tamansari, pengungsi tamansari

MAsjid di Tamansari (suara.com)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- Usai pembongkaran bangunan di RW 11, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung, Kamis (12/11/2019) lalu, warga terdampak pembongkaran tinggal di Masjid Al-Islam kurang lebih satu bulan lebih. Mereka memanfaatkan lantai dua masjid.

Berdasarkan pantauan, lantai dua masjid digunakan warga untuk tempat beristirahat dan tidur serta tempat menyimpan barang di bagian luar. Selanjutnya, di depan area menuju masuk masjid terdapat posko. Aktivitas warga yang hendak shalat berjalan di lantai satu tersebut.

Menyikapi hal tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bandung mengeluarkan fatwa kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di seluruh Bandung Wetan agar mengembalikan kembali fungsi masjid untuk tempat beribadah.

AYO BACA : 5 Polisi Tersangka Bentrok Tamansari Ditempatkan di Ruangan Khusus

Dalam surat yang diterima Republika.co.id, surat tersebut ditujukan kepada Ketua DKM se-Bandung Wetan. Pada lembar pertama terdapat penjelasan tentang penyalahgunaan fungsi masjid yang berada di Masjid al-Islam RW 11. Hal itu terjadi karena dampak dan akan dibangunnya proyek rumah deret.

Surat tersebut dikeluarkan pada 15 Januari 2020 dan pada 16 Januari oleh MUI Kecamatan Bandung Wetan diberikan keseluruh unsur yang berada di wilayah Bandung Wetan.

"Dengan keluarnya fatwa, kami majelis ulama menganjurkan dan mengharapkan kepada ketua DKM untuk memungsikan masjid sebagaimana lazimnya. Demi kemaslahatan dan kondusifitas umat," dalam keterangan tersebut.

AYO BACA : Komnas HAM: Ada Potensi Pelanggaran HAM di Penggusuran Tamansari

Pada lembar kedua surat, terdapat penjelasan MUI Kota Bandung tentang penggunaan masjid. Komisi Fatwa MUI Kota Bandung memenuhi permohonan masyarakat tentang penggunaan masjid yaitu masjid adalah tempat ibadah shalat bagi setiap muslim,  masjid dibangun dan dipelihara untuk mewujudkan ketakwaan terhadap Allah SWT.

Selain itu, perbuatan yang dilarang di dalam masjid perbuatan mudarat, bertengkar,  kegiatan yang mengganggu kekhusuan, transaksi bisnis, mengeluarkan suara keras dan mengotori masjid.

Saat dikonfirmasi, Ketua MUI Kecamatan Bandung Wetan, Udja Surdja mengatakan fatwa tersebut berisi tentang masjid yang tidak boleh digunakan untuk tidur, bermain dan menyimpan barang-barang. Menurutnya, masjid harus digunakan sesuai fatwa MUI Kota Bandung.

"Masjid tidak boleh tidur, main anak anak-anak lantas penyimpanan barang-barang.  Alasannya, masjid sesuai fatwa itu. D iluar itu pelanggaran," katanya, Senin (20/1).

Ia mengaku sudah bertemu dengan beberapa orang terdampak di Masjid Al Islam tersebut dan diharapkan dalam sepekan kedepan masjid bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

AYO BACA : Kesaksian Warga Tamansari, Dipukul hingga Lumpuh Sementara

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi
dewanpers