web analytics
  

Saling Titip dan Transaksional Berhembus di Tes Akademik Balon Kades di Cianjur

Minggu, 19 Januari 2020 20:02 WIB Muhammad Ikhsan
Umum - Regional, Saling Titip dan Transaksional Berhembus di Tes Akademik Balon Kades di Cianjur, Tes Akademik Balon Kades di Cianjur,

Tes Akademik Balon Kades di Cianjur. (Ayobandung.com/Muhammad Ikhsan)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM -- Sebelum pelaksanaan tes akademik bagi bakal calon kepala desa yang akan berkompetisi di pemilihan kepala desa serentak Februari nanti, berhembus adanya saling titip berujung pada transaksional untuk bisa lulus menjadi calon kepala desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Cianjur, Ahmad Danial membantah adanya praktek saling titip maupun transaksi uang pada proses tes akademik untuk meloloskan balon kepala desa. 

“Saya menjamin kredibillitas dan integritas Universitas Suryakencana yang dipercaya Pemkab Cianjur melaksanakan tes akademik bagi seleksi balon kepala desa tersebut,” kata Danial pada wartawan, Minggu (19/12020).

Danial mengungkapkan, pada tes akademik ini ada biaya administrasi dari setiap balon sebesar Rp500.000. “Teknis penggunaannya untuk apa saja uang administrasi itu, nanti Unsur yang bisa menjelaskan," katanya.

Berkenaan dengan pelaksanaan tes akademik bagi balon kades, Danial, mengatakan sebanyak 507 balon kades yang mengikuti tes akademik tersebut dilakukan bagi wilayah yang jumlah bakal calon kepala desanya lebih dari 5 orang. 

"Terdata awalnya 507, tapi pada saat dilaksanakan tes ada yang mengundurkan diri dari Desa Cimaragang Kecamatan Cidaun. Jadi, yang ikut tes akademik ini sebanyak 506 orang bakal calon kepala desa," ucapnya.

Jika berhitung jumlah, kata Danial, maka dari hasil tes akademik itu akan terdapat sebanyak 161 orang balon kepala desa yang gugur. Sementara estimasti bagi balon kades yang lulus tes akademik sebanyam 345 orang.

"Balon kades yang ikut tes akademik sekarang berasal dari 69 desa. Kalau setiap desa lima orang, berarti terdapat 345 orang yang lulus. Sisanya berarti 161 orang yang gugur," katanya.

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers