web analytics
  

Kekayaan Pengaruhi Panjang Usia Hidup

Minggu, 19 Januari 2020 11:14 WIB Ananda Muhammad Firdaus

ilustrasi. (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Kekayaan disebut berpengaruh pada berapa lama Anda akan hidup. Studi yang membahas itu menemukan fakta bahwa pria dan wanita yang masuk dalam golongan orang kaya rata-rata sembilan tahun hidup lebih lama dari orang miskin.

Penelitian yang diterbitkan dalam The Journals of Gerontology ini dilakukan oleh spesialis University College London yang melibatkan lebih dari 25.000 orang dewasa di atas usia 50 di Amerika Serikat dan Inggris.

Peneliti membagi peserta menjadi tiga kelompok berdasarkan total kekayaan rumah tangga mereka.

AYO BACA : Intip 5 Resolusi Favorit Tahun 2020

Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan kapan orang dewasa mulai menunjukkan tanda-tanda cacat terkait usia seperti berjuang untuk bangun dari tempat tidur.

Para peneliti menemukan bahwa kekayaan adalah faktor sosial ekonomi terbesar dalam memprediksi kapan tantangan ini muncul.

Orang yang memiliki lebih banyak uang, studi ini menemukan, menjalani kehidupan "bebas disabilitas" selama hampir satu dekade lebih lama daripada mereka yang memiliki uang lebih sedikit.

AYO BACA : Penyakit Sepsis, Pembunuh yang Lebih Besar Daripada Kanker

Perempuan kaya dalam penelitian ini diprediksi hidup 33 tahun bebas cacat, sementara perempuan miskin hanya bisa mengharapkan 23 hingga 24,6 tahun sehat.

Sedangkan untuk pria, kelompok yang lebih kaya diprediksi hidup 31 tahun tanpa disabilitas, sementara yang kurang kaya diperkirakan hidup sehat 22 hingga 23 tahun.

"Sementara harapan hidup adalah indikator kesehatan yang berguna, kualitas hidup seiring bertambahnya usia juga penting," kata penulis Paola Zaninotto, seorang spesialis kesehatan masyarakat dalam sebuah pernyataan, dikutip dari People.

"Dengan mengukur harapan hidup sehat, kita bisa mendapatkan perkiraan jumlah tahun hidup yang dihabiskan dalam kondisi kesehatan yang baik atau tanpa cacat," jelasnya.

AYO BACA : Tips Agar Wangi Parfum Tetap Awet

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

artikel lainnya

dewanpers