web analytics
  

Piala Presiden Esport 2020: 204 Atlet Esport Bertarung Berebut Tiket Final

Jumat, 17 Januari 2020 21:25 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Olahraga - Sport, Piala Presiden Esport 2020: 204 Atlet Esport Bertarung Berebut Tiket Final, Piala Presiden Esport 2020, Esport,

Jumpa pers kualifikasi regional Barat, Piala Presiden Esport 2020. (Ayobandung.com/Eneng Reni)

ANDIR, AYOBANDUNG.COM -- Kejuaraan esports kasta tertinggi di Indonesia, Piala Presiden Esports 2020 tinggal selangkah menuju fase puncak Final Nasional yang akan diselenggarakan di Jakarta pada 1-2 Februari 2020. Kejuaraan olahraga elektronik bertaraf regional Asia Tenggara ini menyisakan satu tahapan lagi. Kali ini, turnamen bergengsi ini tinggal menyisakan Final Kualifikasi Regional untuk Wilayah Indonesia Barat yang akan diselenggarakan di Bandung, yaitu di 23 Paskal Shopping Centre pada 18-19 Januari 2020.

Ketua Panitia Penyelenggara Piala Presiden Esports 2020, Giring Ganesha mengatakan, Final Kualifikasi Regional di Bandung akan menjaring tim dan atlet-atlet esport terbaik dari wilayah Indonesia Barat yang berhasil lolos dari tahap kualifikasi online. Giring menyampaikan, total akan ada 204 atlet esports yang akan bertanding, yakni terdiri dari 12 tim (48 pemain) untuk gim Free Fire, 64 pemain di gim eFootball Pro Evolution Soccer (PES), dan 22 pemain di gim Mobile Premiere League (MPL). 

"Sejak kick off pada Oktober tahun Ialu, animo publik dan komunitas terhadap penyelenggaraan Piala Presiden Esports 2020 terus meningkat dan makin tak terbendung. Maka memasuki tahap Kualifikasi Regional Barat di Bandung kami optimis atlet-atlet esports Indonesia akan menunjukan kemampuan terbaiknya untuk melangkah ke Final Nasional menghadapi atlet-atlet esports dari ASEAN," kata Giring dalam jumpa pers kualifikasi regional Barat, Jumat (17/1/2020). 

Giring mengatakan, pemenang masing-masing gim di Kualifikasi Regional Barat di Bandung ini berhak memegang tiket dan melenggang ke Final Nasional di Jakarta. Mereka akan bergabung dengan para pemenang dari Kualifikasi Regional Timur yang sudah lebih dulu diselenggarakan di Surabaya pada 11-12 Januari yang lalu. 

Giring menambahkan, di Final Nasional, bersama-sama mereka akan bertarung menghadapi para atlet tim-tim esports juara kualifikasi dari negara-negara regional Asia Tenggara, yaitu Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Kamboja. 

Sementara itu, penyelenggaraan Piala Presiden Esports 2020 yang memasuki tahun kedua ini merupakan kolaborasi IESPL sebagai mitra Pemerintah Indonesia melalui Kantor Staf Presiden (KSP), Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Kementerian Komunikasi dan lnformatika. 

Berbeda dengan ajang perdana, Piala Presiden 2020 mengalami peningkatan taraf turnamen. Dari sebelumnya level nasional, kini menjadi level regional ASEAN dengan diikuti para atlet esports dari negara-negara tetangga. 

Bukan hanya itu, Giring menambahkan, jumlah pendaftar Piala Presiden Esports 2020 mengalami peningkatan yang signifikan menjadi 177.098 pemain. Angka ini melonjak drastis dari gelaran tahun lalu yang hanya sebesar 15.000 pemain. Jumlah tersebut terbagi atas 23.392 tim atau 123.172 pemain untuk gim Free Fire, 2.440 untuk game eFootball PES, dan 51.486 orang untuk game Mobile Premier League. 

Karenanya Giring menekankan, penyelenggaraan Piala Presiden Esports 2020 merupakan inisiatif untuk memajukan dan mengembangkan esports agar membawa dampak positif bagi Indonesia di berbagai aspek. Tidak hanya mengharumkan nama bangsa lewat prestasi atletnya, namun kedepan dapat mendorong pertumbuhan dari dari sisi ekonomi kreatif clan pariwisata. Oleh karena itu, penyelenggaraan Piala Presiden ESPOrtS 2020 membawa slogan #EsportsUntukNegeri. 

"lni juga yang menjadi visi kami untuk meningkatkan level turnamen Piala Presiden Exports dari sebelumnya di level nasional, menjadi regional Asia Tenggara dengan melibatkan negara-negara tetangga. Harapannya atlet esports kita semakin kompetitif sekaligus di saat yang bersamaan bisa memberi dampak secara ekonomi kreatif dan ikut mendorong bertumbuhnya sport tourism,” ujar Giring. 

AYO BACA : Audisi eSports Pertama di Indonesia Hadir di Bandung

Hal senada diungkapkan Associate Vice President of Social Media & Community Blibli.com, Lani Rahayu. Lani sangat mengapresiasi penyelenggaraan Piala Presiden ESports 2020 karena selaras dengan tujuan pihanya untuk mendukung generasi muda dalam mengeksplorasi bakat dan minatnya di dunia digital. 

”Kami percaya bahwa industri Esports dapat bertumbuh pesat dan positif yang tentunya dapat menjadi sebuah ekosistem baru yang dapat diminati generasi muda,” ujarnya. 

Lebih lanjut Lani menambahkan, pihaknya berharap agar kedepannya akan muncul talenta-talenm muda berbakat di industri Esports Indonesia. Pasalnya dia menilai, turnamen bergengsi yang memasuki tahun kedua ini diharapkan mampu mendorong generasi untuk semakin memiliki andil dalam peningkatan ekonomi kreatif di Indonesia melalui sektor olahraga elektronik. 

”Ke depannya kami akan terus mendukung segala bentuk inisiatif termasuk Esports guna mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di tanah air," ujar Lani. 

Menariknya, Final Kualifikasi Regional di Bandung ini bak perang bintang karena dipenuhi oleh atlet-atlet dan tim esports dengan prestasi besar. Di gim Free Fire, sejumlah tim raksasa eSports Indonesia akan berlaga di antaranya RRQ, ONIC OLYMPUS, NXL BUNGA MERIAM, hingga BOSS Esports. 

Sementara di gim eFootball PES, “The Wonderkid" Rizky Faidan dipastikan ikut bertarung. Sekadar informasi, Rizky Faidan yang bernaung di tim ONIC Esports pernah membawa Indonesia menjadi juara PES League 2019 ASia dan menjadi semifinalis Kejuaraan Dunia PES League World Finals di Emirates Stadium, London. 

Sebagai persiapannya menghadapi turnamen bergengsi di dalam negeri, Rizky Faidan mulai memgantisipais pergerakan para atlet esport lainnya terlebih dironya begitu mengantisipais strategi para atlet sports ASEAN yang terkenal memiliki taktik apik dalam bermain.

"Aku persiapannya paling memantau gimana permainan atlet luat luar untuk di grand final nanti. Karena aku sendiri sekarang-sekarang inj belum ketemu lagi atlet dari luar," ujar pemuda kelahiran Cimahi itu.

Kendati demikian, Rizky Faidan berharap, dalam Piala Presiden Esports 2020 tinggal selangkah menuju fase puncak dalam Final Nasional, Indonesia yang menjadi tuan rumah bisa menyabet gelar juara.

Harapan aku pribadi semoga bisa semakin sukses, semakin bisa mengenalkan kepada publik tentang esport ini. Dan terus untuk di gim grand finalnya nanti semoga kita tim tuan rumah bisa memengani semua gim," ujarnya.

AYO BACA : Apakah eSports Termasuk Olahraga? Ini Penjelasan KONI

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers