web analytics
  

Pemkab Bandung Barat Nunggak Kompensasi TPA Sarimukti Rp248 Juta

Rabu, 15 Januari 2020 21:32 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Bandung, Pemkab Bandung Barat Nunggak Kompensasi TPA Sarimukti Rp248 Juta, Kompensasi, Tunggakan, TPA Sarimukti, KDN,

Ilustrasi TPA Sarimukti. (istimewa)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM--Dua desa sekitar Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Sarimukti menagih uang Kompensasi Dampak Negatif (KDN) senilai Rp248 juta yang masih belum dibayar Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB). 

Uang kompensasi ini berasal dari Pemerintah Kota Cimahi yang sebenarnya sudah masuk kas Pemkab Bandung Barat sejak tahun 2016. 

Dua dari tiga desa penerima KDN yakni Desa Mandalasari dan Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat. Sementara Desa Sarimukti sudah dibayar.

Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) KBB, KDN berasal dari Pemkot Cimahi tahun 2011-2014 sebesar Rp765 juta dan dibagi ke tiga desa yang terdampak.

AYO BACA : Pemulung Tewas Tertimbun Sampah di TPA Sarimukti

Untuk Desa Sarimukti sebesar 60 persen yakni Rp390 juta, Desa Rajamandala Kulon 20 persen sebesar Rp124 juta, dan Desa Mandalasari 20 persen sebesar Rp124 juta.

"Kelengkapan administrasi untuk pencairan dana KDN sudah terpenuhi. Kami berharap segera dibayarkan, karena kelengkapan sudah komplit," ujar Kepala Desa Mandalasari, Tatang Supriadi di Kantornya, Rabu (15/1/2020).

Tatang mengatakan, sebetulnya nominal KDN untuk Desa Mandalasari dan Desa Rajamandala Kulon lebih kecil dari Desa Sarimukti, sehingga jika desa yang lain sudah dibayar, seharusnya dua desa tersebut sudah menerima KDN.

"Pemkab Bandung Barat telah menjanjikan kompensasi itu akan cair pada tanggal 10 Januari 2020. Tapi hingga hari ini pencairan tetap belum terlaksana," ujar tokoh masyarakat Desa Rajamandala Kulon, Heru (45).

AYO BACA : Bandung dan Bandung Barat Rekonsiliasi Data KDN TPA Sarimukti

Ia mengatakan, Pemkab Bandung Barat berjanji pembayaran dana KDN untuk dua desa itu bakal cair pada 10 Januari 2020, namun hingga saat ini warga tak kunjung menerima dana tersebut.

"Katanya tanggal 10 tapi belum juga dibayar,"sebutnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) KBB, Apung Hadiat Purwoko mengatakan, pihaknya sudah mengajukan dana KDN tersebut untuk tiga desa ke bagian keuangan, namun anggarannya tidak cukup.

"Jadi baru dibayar satu desa (Sarimukti). Nah yang dua desa itu, mau dibayar Januari ini, usulannya sudah masuk, tinggal pencairan dari bagian keuangan," kata Apung.

Ia mengatakan, untuk melakukan pencairan dana KDN ke kas daerah untuk dua desa itu, pihaknya harus menunggu penetapan Dana Pengguna Anggaran (DPA), meskipun surat pengajuan dari Desa sudah masuk.

"Berkas kelengkapannya sudah masuk, tinggal kesiapan bagian keuangan untuk melakukan pencairan. Tapi harus menunggu penetapan DPA pada tahun 2020," katanya.

AYO BACA : Enggan Bayar KDN Rp3,2 Miliar, Sarimukti Tutup Akses Sampah Kota Bandung

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Jadwal Salat Kota Bandung dan Sekitarnya 14 Juni 2021

Bandung Senin, 14 Juni 2021 | 05:23 WIB

Ibadah salat lima waktu merupakan ibadah yang diwajibkan oleh Allah SWT kepada setiap muslim. Rukun Islam yang kedua in...

Bandung Raya - Bandung, Jadwal Salat Kota Bandung dan Sekitarnya 14 Juni 2021, jadwal Salat Bandung hari ini,Waktu salat Bandung dan sekitarnya hari ini,Jadwal Salat Bandung,Waktu salat Bandung,Salat Bandung,salat

Prakiraan Cuaca Kota Bandung 14 Juni 2021

Bandung Senin, 14 Juni 2021 | 05:19 WIB

Cuaca Bandung hari ini, Senin, 14 Juni 2021, diprediksi cerah berawan dan hujan ringan.

Bandung Raya - Bandung, Prakiraan Cuaca Kota Bandung 14 Juni 2021, Cuaca Bandung Hari Ini,Cuaca Bandung,cuaca Bandung BMKG,Prakiraan Cuaca Bandung,Cuaca Bandung Terkini

Informasi Layanan SIM Keliling Kota Bandung 14 Juni 2021

Bandung Senin, 14 Juni 2021 | 05:12 WIB

Lokasi SIM Keliling Online Kota Bandung, Senin, 14 Juni 2021 berada di 2 lokasi.

Bandung Raya - Bandung, Informasi Layanan SIM Keliling Kota Bandung 14 Juni 2021, SIM Keliling Bandung,SIM keliling Bandung Hari Ini,Jadwal SIM Keliling Bandung,Lokasi SIM keliling Bandung,SIM Online Keliling Bandung,SIM Keliling

Taman Sumarecon Bandung, Tempat Santai Nyaman di Gedebage

Bandung Minggu, 13 Juni 2021 | 20:10 WIB

Taman Sumarecon Bandung yang cenderung sepi dan tenang bisa jadi pilihan tepat untuk bersantai saat pandemi ini.

Bandung Raya - Bandung, Taman Sumarecon Bandung, Tempat Santai Nyaman di Gedebage , Taman Sumarecon Bandung,Tempat Santai,Gedebage,Kota Bandung,Pandemi

Meninggal di Indekos, Jasad Mahasiswi UNPAD Dipulangkan ke Papua

Bandung Minggu, 13 Juni 2021 | 19:00 WIB

Seorang mahasiswi Universitas Padjadjaran asal Merauke, Huldah Tresia, meninggal dunia di kamar kosnya karena sakit lamb...

Bandung Raya - Bandung, Meninggal di Indekos, Jasad Mahasiswi UNPAD Dipulangkan ke Papua, Meninggal,Jasad,Mahasiswi UNPAD,Papua,Jabar Quick Response,JQR

Penjual Kaset Pita di Jalan Cihapit, Sisa-Sisa Tren Jadul Kota Bandung

Bandung Minggu, 13 Juni 2021 | 18:25 WIB

Rasanya sudah tak banyak yang menjual kaset pita, mungkin tak terlihat lagi di mana pun, terkecuali di Jalan Cihapit, Ko...

Bandung Raya - Bandung, Penjual Kaset Pita di Jalan Cihapit, Sisa-Sisa Tren Jadul Kota Bandung, Penjual,Kios,Jalan Cihapit,Kota Bandung,Kaset Pita

Pengobatan Paranormal Juga akan Kena Pajak, Masih Mau ke Dukun?

Bandung Minggu, 13 Juni 2021 | 17:35 WIB

Pemerintah pun akan mengenakan pajak pertambahan nilai (PPN) kepada jasa pengobatan alternatif yang dilakukan paranormal...

Bandung Raya - Bandung, Pengobatan Paranormal Juga akan Kena Pajak, Masih Mau ke Dukun?, Pajak,Pengobatan Paranormal,Dukun,PPN,Pajak Pertambahan Nilai,jasa pelayanan kesehatan medis

RS Diminta Lebih Cermat Identifikasi Jenazah Covid-19, Demi Tujuan Ini

Bandung Minggu, 13 Juni 2021 | 17:15 WIB

Distaru Kota Bandung memohon kerja sama RS agar lebih cermat mengidentifikasi jenazah yang terindikasi Covid-19.

Bandung Raya - Bandung, RS Diminta Lebih Cermat Identifikasi Jenazah Covid-19, Demi Tujuan Ini, Distaru,Jenazah,COVID-19,RS,Rumah Sakit,Kota Bandung,TPU Cikadut

artikel terkait

dewanpers