web analytics
  

Ini yang Terjadi Jika Minum Kopi Saat Perut Kosong

Rabu, 15 Januari 2020 05:38 WIB
Gaya Hidup - Sehat, Ini yang Terjadi Jika Minum Kopi Saat Perut Kosong, kopi, minum kopi, minum kopi perut kosong, kopi lezat

Ilustrasi (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Berdasarkan fakta, kopi merupakan minuman populer yang paling sering dikonsumsi kedua setelah air mineral. Selain meringankan rasa lelah, kafein yang terkandung dalam kopi juga bermanfaat meningkatkan suasana hati, fungsi otak hingga kinerja olahraga.

Bahkan kopi juga bermanfaat melindungi penyakit seperti diabetes hingga penyakit jantung. Oleh sebab itu, banyak yang mengkonsumsinya di pagi dan sore hari. Namun demikian, muncul berbagai perdebatan mengenai bahaya minum kopi kala perut masih kosong.

Dilansir dari Healthline, Selasa (14/1) sebuah penelitian menunjukkan bahwa kepahitan kopi dapat merangsang produksi asam lambung. Dengan alasan tersebut, orang percaya bahwa kopi mampu mengiritasi perut dan lambung.

Akan tetapi, dari penelitian tersebut, belum ditemukan atau gagal menemukan, hubungan kopi dengan masalah pencernaan, terlepas ketika mengkonsumsinya saat perut kosong.

Meski banyak yang meminum kopi tanpa didahului dengan makan dan tak mendapat efek apapun. Namun, sebagian orang dinilai sangat sensitif ketika meminum kopi secara teratur, termasuk ketika belum mendapat asupan makan, yang menyebabkan mereka mendapat rasa mulas, gangguan pencernaan hingga gejala lainnya.

Oleh sebab itu, penting bagi semua orang untuk memperhatikan bagaimana tubuh merespon efek dari kopi tersebut. Terlepas dengan meminum kopi tanpa didahului makan atau dengan asupan terlebih dahulu.

Lebih jauh, dengan meminum kopi saat perut kosong, dinilai juga dapat meningkatkan hormone stress kortisol. Di mana, hormone tersebut diproduksi kelenjar adrenalin dan membantu tekanan darah hingga kadar gula darah.

Namun demikian, tingkat kronis dari hal tersebut dapat memicu lebih banyak masalah kesehatan, termasuk keropos tulang, darah tinggi hingga diabetes dan penyakit jantung.

Kadar kortisol secara alami memuncak pada waktu Anda bangun, dan menurun sepanjang hari, hingga akhirnya memuncak lagi selama fase awal tidur. Akan tetapi, menariknya kopi dapat merangsang produksi kortisol. Jadi, beberapa orang mengklaim bahwa meminumnya di pagi hari, ketika kadar kortisol sudah tinggi, bisa berbahaya bagi kesehatan.

Kopi nyatanya juga memiliki efek samping potensial lainnya, dari mulai kafein yang membuat kecanduan dan beberapa orang dengan gen tertentu yang sangat peka terhadapnya. Hal tersebut dikarenakan, asupan kopi secara teratur pada tubuh dapat mengubah kimia dalam otak.

Berdasarkan fakta lain, minum terlalu banyak kopi juga dapat menimbulkan kegelisahan, jantung berdebar lebih kencang dan panik yang semakin memburuk. Untuk alasan tersebut, para ahli sepakat untuk membatasi asupan kafein pada tubuh, dengan mengkonsumsinya sekitar 400 mg per hari, atau setara dengan 4-5 cangkir (0,95-1,12 liter) kopi.

Karena efeknya dapat bertahan hingga 7 jam pada orang dewasa, kopi juga dapat mengganggu tidur, terutama jika meminumnya di siang hari. Di mana, kafein dapat lebih mudah melewati plasenta dan efek dari kopi itu, dapat bertahan dalam waktu belasan jam lebih lama dari waktu biasanya bagi wanita hamil dan bayinya.

Oleh sebab itu, wanita hamil dianjurkan untuk membatasi asupan kopi menjadi satu hingga dua cangkir per harinya, atau sekitar 240 hingga 480 ml per hari. Dari seluruh fakta tersebut, perlu diingat bahwa minum kopi saat perut kosong, tidak begitu berpengaruh pada frekuensi efek tadi. Meski mitos meminum kopi sebelum makan itu berbahaya, hanya sedikit bukti ilmiah yang menunjukkan meminumnya dengan perut kosong dapat berbahaya.

Sebaliknya, hal tersebut lebih dimungkinkan jika efek yang muncul, tergantung dari bagaimana kondisi tubuh saat meresponnya. Alhasil, perlu menyesuaikan rutinitas harian dan tubuh dengan minum kopi, utamanya bagi kepentingan tubuh.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Fakta Negatif Skincare yang Perlu Diketahui

Sehat Minggu, 24 Januari 2021 | 10:19 WIB

Tidak Semua Skincare Aman

Gaya Hidup - Sehat, Fakta Negatif Skincare yang Perlu Diketahui, Skincare Palsu,skincare aman,skincare,fakta skincare

Obati Diabetes Tipe 2 dengan Konsumsi Blueberry Secara Rutin

Sehat Sabtu, 23 Januari 2021 | 16:55 WIB

Studi temukan adanya manfaat kesehatan dalam mengkonsumsi blueberry setiap hari. Blueberry ternyata mampu membantu pengo...

Gaya Hidup - Sehat, Obati Diabetes Tipe 2 dengan Konsumsi Blueberry Secara Rutin, Diabetes Tipe 2,Obat Diabetes,mengobati diabetes,mencegah diabetes,Blueberry,Mengobati diabetes dengan blueberry

Penderita Anemia Butuh Gizi Seimbang

Sehat Sabtu, 23 Januari 2021 | 16:38 WIB

Pakar gizi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Prof Endang Achadi mengingatkan asupan giz...

Gaya Hidup - Sehat, Penderita Anemia Butuh Gizi Seimbang, Anemia,Mencegah Anemia,Mengobati Anemia,makanan sehat

Kena Long Covid-19, Berapa Lama Gejalanya Hilang?

Sehat Sabtu, 23 Januari 2021 | 08:26 WIB

Beberapa negara telah melaporkan persentase pasien yang mengalami long Covid. Angka penderitanya mulai dari 70 persen hi...

Gaya Hidup - Sehat, Kena Long Covid-19, Berapa Lama Gejalanya Hilang?, COVID-19,Long Covid-19,Corona,Virus Corona,Gejala Long Covid,Gejala Corona

5 Cara Ajaib Turunkan Berat Badan dengan Cepat

Sehat Sabtu, 23 Januari 2021 | 05:42 WIB

Hal efektif seperti apa agar berat badan seseorang bisa turun dengan cepat?

Gaya Hidup - Sehat, 5 Cara Ajaib Turunkan Berat Badan dengan Cepat, cara turunkan berat badan,turunkan berat badan ajaib,cara diet,cara diet sehat,Olahraga,sarapan ideal,Cara Menurunkan Berat Badan

5 Makanan untuk Melancarkan Menstruasi

Sehat Sabtu, 23 Januari 2021 | 03:21 WIB

Setiap wanita pasti memiliki siklus menstruasi yang berbeda-beda. Bagi sebagian wanita menstruasi adalah fase yang tidak...

Gaya Hidup - Sehat, 5 Makanan untuk Melancarkan Menstruasi, Menstruasi,menstruasi lancar,melancarkan menstruasi,makanan sehat

Anemia Lebih Berisiko Dialami Perempuan Haid dan Ibu Hamil

Sehat Sabtu, 23 Januari 2021 | 02:17 WIB

Dibanding lelaki, ternyata kondisi anemia lebih berisiko dua kali lipat dialami perempuan. Ini karena perempuan mengalam...

Gaya Hidup - Sehat, Anemia Lebih Berisiko Dialami Perempuan Haid dan Ibu Hamil, Anemia,Perempuan Haid,ibu hamil

Ibu Hamil Mengalami Pendarahan, Normalkah?

Sehat Sabtu, 23 Januari 2021 | 02:17 WIB

Banyak alasan wanita mengalami pendarahan selama kehamilan mereka. Beberapa di antaranya tidak berbahaya, sementara yang...

Gaya Hidup - Sehat, Ibu Hamil Mengalami Pendarahan, Normalkah?, ibu hamil,Ibu Hamil alami pendarahan,pendarahan saat hamil 3 bulan,pendarahan saat hamil

artikel terkait

dewanpers