web analytics
  

Asia Challenge 2020 Jadi Ajang Balas Dendam Dado

Senin, 13 Januari 2020 19:00 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Asia Challenge 2020 Jadi Ajang Balas Dendam Dado, dedi kusnandar, dado, Asia Challenge,

Gelandang Persib Bandung, Dedi Kusnandar. (Ayobandung.com/Eneng Reni Nuraisyah Jamil)

ARCAMANIK, AYOBANDUNG.COM -- Gelandang Persib Bandung, Dedi Kusnandar berharap bisa mendapatkan kepercayaan lebih dalam ajang turnamen pra-musim Asia Challenge 2020. Maklum di musim 2019, Dedi menjadi salah satu pemain yang minim mendapatkan menit bermain. 

Hal ini lantaran kebutuhan rotasi di lini kedua Persib yang ditetapkan sang pelatih kepala, Robert Alberts. Di musim lalu, pemain yang karib disapa Dado itu memang harus rela berbagi menit bermain dengan gelandang Persib lainnya, Abdul Aziz.

Karenanya dalam turnamen yang bakal digelar di Selangor, Malaysia, 18-19 Januari nanti, Dado ingin menebus menit bermainnya yang hilang. Terlebih turnamen ini bakal mempertemukan Persib dengan tiga klub kuat di ASEAN seperti Selangor FC (Malaysia), Hanoi FC (Vietnam), Bangkok United (Thailand).

Dalam turnamen ini, skuat Pangeran Biru rencananya akan bertanding pada 18 Januari melawan Selangor FA dan 19 Januari melawan Bangkok United. 

Ya pasti itu (menambah menit bermain). Apalagi di musim kemarin agak kurang jadi sekarang saya manfaatin turnamen di Malaysia ini untuk menambah menit bermain, ucap Dedi usai sesi latihan di Stadion Arcamanik, Senin (13/1/2020) sore.

Meski begitu gelandang kelahiran Jatinangor, Sumedang, itu mengakui turnamen pra-musim ini sedianya menjadi cara menjaga kebugaran fisik para pemain sebelum untuk menatap kompetisi resmi. Secara pribadi Dado juga menyebut, hasil dann kerja sama terbaik menjadi target Maung Bandung di turnamen pramusim tersebut.

Target, satu, mengembalikan kondisi fisik. Kedua, targetnya yang pasti pengin hasil yang terbaik, pasti itu targetnya. Terpenting kembalinya kerja sama tim, dan mengenal pemain baru. Kalau hasil semua pasti pengin hasil yang baik di Malaysia, ujarnya.

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers