web analytics
  

Emil: Jusuf Kalla Terapkan Efisiensi Pembangunan di Berbagai Sektor

Senin, 13 Januari 2020 13:45 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung, Emil: Jusuf Kalla Terapkan Efisiensi Pembangunan di Berbagai Sektor, Jusuf Kalla, Doktor Honoris causa, Institut Teknologi Bandung, ITB, Ridwan Kamil

Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla membacakan orasi ilmiahnya, pada Penganugerahan Doktor Kehormatan, di Aula Barat ITB, Jalan Ganeca, Kota Bandung, Senin (13/1/2020). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

COBLONG, AYOBANDUNG.COM -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku bangga atas gelas Doktor Kehormatan atau Honoris Causa yang diberikan Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Jusuf Kalla di kampus ITB Bandung, Senin (13/1/2020). Dia menyebutkan, Jusuf Kalla adalah salah seorang sosok yang dapat menerapkan efisiensi pembangunan dalam berbagai sektor.

"Saya ucapkan selamat pada Pak JK telah dapat Doktor Honoris Causa dari ITB almamater saya sendiri. Saya sangat bangga karena teori beliau dalam engineering itu mengefisienkan proses menjadi lebih cepat dan lebih murah, itu tidak sederhana," ungkap Emil, sapaan akrabnya.

AYO BACA : ITB Anugerahkan Gelar Doktor Honoris Causa pada Jusuf Kalla

Dia juga menuturkan sejumlah pencapaian yang telah dibangun JK selama memerintah. Emil mengatakan, hal yang dibangun JK adalah yang selama ini telah banyak diteorikan namun belum pernah diaplikasikan.

"Beliau bisa bangun bandara lebih murah, buat mobil panser 50% lebih murah, membangin Pembangkit Listrik Tenaga Air tanpa tenaga asing, hingga membangun bandara-bandara baru. Semua sudah banyak teorinya di akademik, tapi yang mempraktikkan ya Pak JK," ungkapnya.

AYO BACA : Ridwan Kamil Rotasi Mutasi 674 Pejabat Struktural

Emil juga mengatakan JK adalah sosok seorang teladan. Banyak hal yang telah dilakukannya yang menghasilkan manfaat bagi orang banyak.

"Bagi saya Pak JK adalah teladan, sosok pebisnis, politisi dan birokrat dalam satu individu yang mampu membawa perubahan luar biasa. Salah satu yang fenomenal kan konversi minyak tanah ke gas yang dipuji sebagai salah satu yang terbaik di dunia," ungkapnya.

Hasilnya, Emil mengatakan, hanya dalam 3 tahun sebanyak 60 juta rumah tangga dapat merubah ketergantungan energi mahal menjadi energi yang lebih murah. Hal tersebut harus dapat dijadikan hikmah bagi para pemimpin muda.

"Ini menjadi hikmah bagi kami pemimpin muda untuk mengikuti jejak beliau dalam mengedepankan kesejahteraan bangsa melalui ilmu sains dan keputusan yang lebih baik," paparnya. 

AYO BACA : Ridwan Kamil Serahkan Hibah 24 Motor Baca ke Kabupaten/Kota

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers