web analytics
  

Dua Anak Jadi Korban Human Trafficking, Dijanjikan Bekerja di Caffe

Jumat, 10 Januari 2020 15:58 WIB Mildan Abdalloh
Bandung Raya - Bandung, Dua Anak Jadi Korban Human Trafficking, Dijanjikan Bekerja di Caffe, Human Trafficking, Penjualan Orang,

Ilustrasi huma trafficking. (pixabay.com)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Dua anak warga Kabupaten Bandung menjadi korban perdagangan manusia (Human Trafficking) dan dijadikan pekerja seks komersil.

Kasatreskrim Polresta Bandung AKP Agta mengatakan, kasus penjualan orang tersebut terjadi pada November 2019.

Pada waktu itu, keluarga hanya mengetahui jika salah seorang anaknya pergi ke Kota Bandung bersama dua orang tidak dikenal. Keluarga sempat kehilangan informasi, hingga ada salah seorang temannya memberitahu jika korban berada di Bangka Belitung bekerja di caffe.

AYO BACA : Polisi Berusaha Bawa 12 Korban Human Trafficking dari Cina

"Setelah kami selidiki, ternyata dia bersama seorang temannya menjadi korban penjualan orang," tutur Agta, Jumat (10/1/2020).

Polisi kemudian menangkap 5 orang tersangka dan masih memburu 2 orang lain yang terlibat dalam penjualan orang tersebut.

Modus yang dilakukan adalah membujuk anak perempuan dibawah umur untuk bekerja di caffe di Provinsi Bangka Belitung.

AYO BACA : WNA China Jual Perempuan Cimahi dengan Modus 'Pengantin Pesanan'

Bujuk rayu berupa gaji yang sangat besar, supaya korban mau dibawa ke luar provinsi.

"Janjinya diberi pekerjaan di caffe, padahal korban dijadikan PSK," katanya.

Para tersangka, kata Agta, mempunyai tugas masing-masing, seperti mencari korban, mengurus perlengkapan korban seperti menyiapkan pakaian, membuat surat keterangan domisili, memberangkatkan dan menampung di Pangkal Pinang, Bangka Belitung.

Atas perbuatannya para tersangka dikenakan pasal 76F juncto pasal 83 dan atau pasal 761 juncto pasal 88 Perppu UU RI nomor 1/2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

"Kami imbau agar masyarakat selalu waspada dengan modus-modus penjualan orang. Biasanya mereka dijanjikan bekerja di caffe luar daerah dengan gaji besar," katanya.

AYO BACA : Women Trafficking, Masalah yang Terus Berulang

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers