web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Sudah Seminggu 2.900 Hektare Sawah di Karawang Terendam Banjir

Jumat, 10 Januari 2020 14:46 WIB

Sawah terendam banjir. (Ayobandung.com)

KARAWANG, AYOBANDUNG.COM – Sudah seminggu banjir merendam 2.900 hektare sawah di Kabupaten Karawang.

Hingga Jumat (10/1/2020) sawah-sawah di 7 kecamatan di Karawang tersebut masih tergenang.

Kepala Seksi Perlindungan Tanaman Dinas Pertanian Kabupaten Karawang Yuyu Yudaswara mengatakan, sawah yang terendam ini sudah tergarap oleh petani.

“Sekitar 2.900 hektare sawah masih terendam banjir dari 23 desa di 7 kecamatan,” kata Yuyu, dikutip Republika.co.id, Jumat (10/1/2020).

Yuyu menuturkan, ribuan hektare sawah ini terendam dengan waktu yang berbeda sejak satu hingga lebih dari 7 hari. Padi yang sudah ditanam pun tak pelak ikut terendam.

Sebagian besar terendam sejak tiga hari lalu dengan ketinggian beragam. Salah satunya yang paling banyak terendam ada di Desa Tambaksumur, Kecamatan Tirtajaya, dengan luas area sawah yang terendam sebanyak 535 hektare.

Menurutnya, terendamnya sawah ini dapat berpotensi benih yang telah ditanam menjadi gagal tanam. Terutama pada padi yang telah terendam banjir cukup lama.

“Kalau yang terendam selama lima hari ini berpotensi tanaman mati,” ujarnya.

Dia mengatakan, terendamnya sawah di Kabupaten Karawang dapat berpengaruh pada kuantitas padi yang dihasilkan untuk kebutuhan masyarakat. Padi yang bisa dipanen pun kemungkinan besar akan berkurang kualitasnya.

“Untuk produksi berpotensi turun sekitar 50 persen dari yang biasanya dipanen di luas areal itu dan kualitas padi yang lagi panen harga akan jatuh di bawah HPP (harga pokok penjualan) sebesar Rp3.000 per kilogramnya,” tuturnya.

Dia menambahkan, pihaknya terus mengantisipasi banjir di sawah tersebut. Namun, diakuinya, curah hujan yang turun masih tinggi sehingga air kembali menggenang di persawahan di Kabupaten Karawang.

“Untuk upaya sudah dilakukan di antaranya, pompa air untuk penyedotan, pengerukan di pembuang yang dangkal,” katanya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers