web analytics
  

Didenda Lebih Besar dari Malaysia, PSSI Akan Ajukan Banding ke FIFA

Kamis, 9 Januari 2020 17:57 WIB
Olahraga - Sport, Didenda Lebih Besar dari Malaysia, PSSI Akan Ajukan Banding ke FIFA, Didenda, Lebih, Besar, Malaysia, PSSI, Ajukan, Banding, FIFA,

[Ilustrasi] PSSI akan mengajukan banding setelah FIFA menjatuhi sanksi miliaran rupiah serta sanksi menggelar pertandingan tanpa penonton saat laga kandang timnas Indonesia. (Istimewa)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- PSSI akan mengajukan banding setelah FIFA menjatuhi sanksi miliaran rupiah serta sanksi menggelar pertandingan tanpa penonton saat laga kandang timnas Indonesia.

Selain itu, PSSI ingin meminta penjelasan dari FIFA terkait denda yang diberikan. Hal tersebut karena PSSI didenda lebih berat ketimbang Malaysia.

PSSI disanksi akibat buntut dari insiden pertandingan timnas Indonesia vs Malaysia di Stadion Bukit Jalil, Malaysia, pada 19 November 2019.

FIFA menganggap suporter timnas Indonesia dinilai tidak menjaga ketertiban dan keamanan selama laga tersebut. Selain itu, suporter Indonesia juga menyalakan flare dan melakukan perusakan di pertandingan itu.

Alhasil, Indonesia mendapat sanksi dari FIFA yaitu menggelar laga tanpa penonton saat menjamu Uni Emirat Arab pada 31 Maret, juga didenda 200 ribu franc atau setara Rp3,5 miliar.

Sementara tim tuan rumah Malaysia cuma mendapat denda yang lebih ringan, yakni 50 ribu franc Swiss (Rp717 juta)

"Kami akan buat surat kepada FIFA, kami mau minta penjelasan. Nanti kami banding, lah," kata Wakil Ketua Umum PSSI, Cucu Soemantri, saat dihubungi wartawan, Kamis (9/1/2020).

"Kami sudah buat surat. Ketua umum (Mochamad Iriawan) sudah tanda tangan juga," katanya.

Selain itu, PSSI mendapat peringatan dari FIFA karena terlambatnya kick off saat timnas Indonesia menjamu Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada 10 September 2019.

"Nah, itu yang kami ingin tahu kenapa kami didenda lebih berat dari Malaysia ? Itu yang kami pertanyakan," tuturnya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers