web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Ini Syarat Daftar Angkot Online Kabupaten Bandung

Rabu, 8 Januari 2020 14:16 WIB Mildan Abdalloh

Ilustrasi (ayobandung.com)

BANJARAN, AYOBANDUNG.COM--Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung meluncurkan angkot berbasis online untuk menandingi maraknya angkutan daring. Peluncuran angkot online dilakukan di Banjaran, Kabupaten Bandung, Rabu (8/1/2020).

Angkot online Kabupaten Bandung digarap bekerjasama dengan PT TRON. Seluruh pengelolaan dilakukan oleh perusahaan tersebut.

Head of Partnership PT TRON Juli Tadarus mengatakan, saat ini baru 17 angkot jurusan Soreang-Banjaran yang menjadi mitranya.

"Karena baru peluncuran, jadi masih tidak terlalu banyak," ujarnya.

Namun bagi pengusaha angkot jurusan Soreang-Banjaran yang ingin bergabung bisa langsung mendatangi kantor PT TRON di Gadingtutuka I, Soreang untuk proses pendaftaran.

Saat datang, calon mitra diharuskan membawa sejumlah persyaratan, seperti surat keterangan trayek yang masih berlaku, KIR yang tidak kadaluarsa, SIM pengemudi, dan sejumlah persyaratan administrasi lainnya.

"Kami selektif dalam menerima calon mitra. Makanya surat-surat kendaraan harus lengkap," ujarnya.

Pihaknya juga memberi batasan pengemudi. Tiap angkot dibatasi hanya boleh dioperasikan oleh dua orang sopir yang telah memiliki SIM.

"Untuk memberi jaminan kepada penumpang jika terjadi sesutu hal yang tidak diinginkan. Makanya satu angkot hanya boleh dioperasikan dua orang sopir," katanya.

Juli melanjutkan, hingga saat ini baru 70-an orang masyarakat di Kabupaten Bandung yang telah mengunduh aplikasi tron. Namun potensi penumpang sendiri sangat tinggi.

"Karena baru diluncurkan pengunduh memang masih sedikit, tapi marketing kami bekerja aktif untuk edukasi kepada masyarakat," ujarnya.

Salah satu yang akan dijual kepada masyarakat adalah tarif angkutan yang lebih murah dibanding dengan angkutan online lainnya, mengingat tarif yang dikenakan sesuai dengan ketentuan Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung.

"Tarifnya masih sama dengan tarif angkot. Tapi waktu tunggu tidak terlalu lama, karena angkot terus bergerak," ujarnya.

Dalam satu halte virtual, angkot online Kabupaten Bandung juga hanya diperbolehlan untuk mengetem atau menunggu penumpang maksimal 3 menit. Jika penumpang yang melakukan pemesanan dan tidak datang ke halte dalam tiga menit, akan langsung ditinggalkan oleh sopir.

Editor: Rizma Riyandi
dewanpers