web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Mengenal Cara Kerja Angkot Online Soreang-Banjaran

Rabu, 8 Januari 2020 13:40 WIB Mildan Abdalloh

Angkot online Bandung yang diresmikan di trayek Soreang-Banjaran, Rabu (8/1/2020). (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)

BANJARAN, AYOBANDUNG.COM -- Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung meluncurkan angkot berbasis online. Sementara hanya trayek Soreang-Banjaran yang bisa dipesan melalui aplikasi bernama TRON tersebut.

Sekda Kabupaten Bandung Teddy Kusdiana mengatakan, angkot online merupakan inovasi Dinas Perhubungan dalam mengimbangi moda transportasi online yang sudah banyak bertebaran di wilayah Kabupaten Bandung.

AYO BACA : Pemkab Bandung Uji Coba Angkot Online di Trayek Soreang-Banjaran

"Untuk mengimbangi angkutan online, mudah-mudahan bisa berkembang dan semua trayek bisa dipesan secara online. Sekarang baru trayek Soreang-Banjaran," tutur Teddy, Rabu (8/1/2020).

Dengan penerapan sistem online pada angkot, penumpang tidak akan terlalu lama menunggu, hanya butuh waktu kira-kira 3 menit untuk menunggu jemputan.

AYO BACA : (Lipkhas) Bus Sekolah Bandung Tak Maksimal, Angkot Sekolah Jadi Solusi?

Laiknya moda  transportasi daring, penumpang harus mengunduh aplikasi bernama TRON untuk bisa menikmati layanam angkot online tersebut. Setelah menjelankan dan memesan ongkot, penumpang tinggal menunggu di halte virtual.

"Ada 180 halte virtual yang telah dibuat. Jadi pemesanan dan penurunan berada di halte virtual," tutur Head of Partnership PT TRON, Juli Tadarus.

Untuk sementara pembayaran hanya bisa dilakukan secara cash, namun kedepan akan dikembangkan dua pilihan mode pembayaran, yakni uang tunai dan uang elektronik.

Karena masih uji coba, baru 17 dari 200-an angkot jurusan Soreang-Banjaran yang telah terdaftar dalam aplikasi tersebut. "Sistem kerjanya seperti angkutan online, hanya saja titik jemputnya berada di halte virtual," ujarnya.

AYO BACA : Curhatan Sopir Angkot di Ultah Kota Bandung ke-209

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers